Mengenal Aplikasi Bluesky yang Dikembangkan oleh Mantan CEO dan Pendiri Twitter, Akankah Saingi Aplikasi Burung Biru?
Reporter
Risda Suci Romadhona
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
08 - Mar - 2023, 04:18
JATIMTIMES - Akhir-akhir ini Aplikasi Bluesky yang dibuat dan dikembangkan oleh mantan CEO sekaligus pendiri Twitter yaitu Jack Dorsey kembali ramai diperbincangkan.
Bahkan banyak pengguna Twitter yang mengungkapkan keinginannya untuk bermigrasi ke aplikasi Bluesky tersebut. Sejak perilisannya pada Jum’at (17/2/2023) lalu telah menjadi perbincangan yang cukup hangat hingga saat ini apalagi di kalangan pengguna Twitter.
Baca Juga : Mertua Kiky Saputri Didiagnosis Stroke Telinga di Indonesia, Emang Ada?
Bluesky sendiri merupakan aplikasi media sosial berbasis microblogging atau tempat berbagi cerita dengan jumlah karakter yang terbatas.
Bluesky dirancang dengan jaringan komunikasi atau Protokol bernama AT Protocol (Authenticated Transfer Protocol) yang kemudian dipadukan dengan teknologi berbasis blockchain. Sebenarnya proyek pembangunan Bluesky telah dimulai sejak Tahun 2019 silam dan masih berada di bawah naungan Twitter namun pada Februari 2022 lalu proyek ini tidak lagi bersama Twitter.
Walaupun proyek pembangunannya telah dimulai sejak 2019, pengembangannya baru dilakukan lagi akhir-akhir ini bahkan ketersediaannya di toko aplikasi juga baru muncul belakangan ini.
Pada toko aplikasi Appstore Bluesky yang tersedia masih dalam versi beta (uji coba) khusus atau bersifat private, untuk dapat mengakses Bluesky versi beta yang ada di Appstore pengguna perlu melakukan registrasi akun dan memasukkan kode undangan.
Walaupun masih dalam tahap uji coba dan belum bisa dicoba oleh publik secara umum, popularitas dari Bluesky ini terus melejit dan terus mengalami peningkatan. Mengenai kode undangan belum dapat dipastikan darimana kode tersebut didapatkan, tetapi pengguna dapat mendaftarkan alamat email melalui website resmi milik Bluesky.
Aplikasi Bluesky memiliki tampilan yang mirip dengan Twitter, seperti pada halaman login dan tampilan highlight Bluesky menampilkan sebuah ilustrasi langit berwarna biru dengan awan yang mirip dengan tampilan di Twitter.
Baca Juga : Dengan Pengurus Baru, MWC-NU Lowokwaru akan Kuatkan Gerakan Moralitas
Tak hanya itu, dari segi fitur yang ada, Bluesky juga menyematkan fitur like dan retweet serta balasan cuitan yang sekilas mirip dengan fitur yang ada di Twitter. Meskipun memiliki banyak kesamaan dengan Twitter, Jack Dorsey mengungkapkan bahwa aplikasi buatannya tersebut akan menjadi media sosial yang paling ringan dan terdesentralisasi.
Walaupun belum dapat dicoba untuk umum, sudah terdapat cara kerja dan tampilan Bluesky yang dapat dilihat di Appstore. Menariknya Bluesky secara terus-menerus banyak diperbincangkan, meskipun hingga saat ini Selasa (7/3/2023) belum dapat diketahui dengan pasti mengenai kapan Bluesky dapat digunakan untuk umum.
Nah untuk para readers pengguna Twitter akan tetap setia pada Twitter atau akan ikut berimigrasi ke Aplikasi Bluesky?
