Ekskavasi Candi Gedog Berlanjut, Fokus Temukan Bentuk Struktur Bangunan
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Nurlayla Ratri
13 - Jun - 2023, 10:00
JATIMTIMES- Kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terhadap warisan sejarah dan kebudayaan benar-benar patut diacungi jempol. Terkini, Pemkot Blitar bersama Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah sebelas Jawa Timur kembali melanjutkan ekskavasi Candi Gedog di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Ketua Tim Ekskavasi Candi Gedog Nugroho Harjo Lukito mengatakan, ekskavasi tahap ke lima ini dilakukan selama 12 hari, mulai Selasa 13 Juni 2023.
Baca Juga : Rektor UIN Malang Resmikan Pancang Tiang Pertama Gedung Berdesain Lafadz Ar-Arahim di Kampus 3
"Ekskavasi kali ini secara teknis adalah tahap ke lima. Tapi secara anggaran ini yang pertama dari Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah 11 Jatim. Jadi kita mengcover kegiatan ekskavasi yang dilakukan Pemkot Blitar," kata Nugroho.
Nugroho menambahkan, ekskavasi tahap ke lima ini dilakukan untuk melanjutkan temuan struktur candi pada ekskavasi tahap empat. Dalam ekskavasi tahap keempat, struktur candi belum seluruhnya ditemukan, salah satunya adalah struktur di bagian barat.
“Kita berharap dengan ekskavasi kali ini akan semakin banyak ditemukan data arkeologis. Kita berharap bisa menemukan data arkeologis berupa struktur bangunan di area depan candi," imbuhnya.
Dalam ekskavasi ini, Balai Pelestarian Kebudayaan mendapatkan bantuan alat berat eskavator dari Pemkot Blitar. Bantuan alat berat ini untuk mempercepat proses ekskavasi.
"Ada bantuan alat berat dari Pemkot Blitar untuk mempercepat eskavasi dan memperbanyak volume data dari ekskavasi ini," lanjutnya.
Baca Juga : BPJS Kesehatan Berkomitmen Tingkatkan Kepuasan Peserta Program JKN Melalui Digitalisasi
Di hari pertama ekskavasi, Balai Pelestarian Cagar Budaya melakukan lay out dan pembuatan kotak ekskavasi di sisi barat dan susunan pagar di sisi utara untuk memperlihatkan susunan pagar bata candi.
"Susunan pagar bata candi di sisi utara yang kemaren belum secara penuh bisa ditampakkan. Nah, sekarang kita teruskan untuk melihat seberapa utuh kondisi bata itu karena di sisi timur ada beberapa bagian yang hilang dan rusak. Kita berharap di barat laut struktur bata bisa kita temukan secara utuh," pungkas Nugroho.
