Pastikan Berjalan Optimal, Satgas Stunting dan AKI AKB Sukorambi Gelar MMD
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
A Yahya
13 - Feb - 2026, 07:44
JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Jember, di bawah kepemimpinan Muhammad Fawait SE. MSc, atau biasa disapa Gus Fawait, benar-benar serius dalam memerangi angka stunting juga Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB) dengan membentuk Satgas mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga pemerintahan Desa.
Upaya Pemkab Jember dalam memerangi angka Stunting dan AKI AKB ini pun di tindak lanjuti oleh Musyaffa SH. MM, Camat Sukorambi bersama stakeholder lainnya, seperti Polsek, Koramil dan Puskesmas dengan menggelar MMD (Musyawarah Masyarakat Desa) diseluruh desa di wilayahnya.
Kepada wartawan, Musyaffa menyatakan, bahwa MMD ini untuk mengoptimalkan program Bupati Jember dalam menekan angka stunting, AKI dan AKB, dimana ditingkat kecamatan menjadi tanggung jawab Satgas Kecamatan, yang hasilnya nanti akan dilaporkan ke Satgas diatasnya.
"MMD ini sebagai bentuk menindak lanjuti program Bupati dalam menekan angka stunting, AKI dan AKB di Jember yang cukup tinggi, kami satuan dibawahnya menjalankan program dan tugas tersebut, dengan melibatkan kades, kader posyandu, dan juga RT RW," jelas Musyaffa Kamis (12/2/2026) saat menghadiri MMD di Desa Jubung.
Tidak hanya itu, pihaknya juga memadukan satgas stunting dengan program Bupati yang menerjunkan 1200 tenaga kesehatan di desa-desa, dimana tugas dari nakes ini, untuk melakukan pengecekan kesehatan warga secara rutin dan berkala.
"Dalam MMD ini, kami juga mensinergikan dan mensosialisasikan terkait program Gus Bupati yang menerjunkan 1200 nakes, dimana para nakes ini nanti juga akan bersama kader dan pemdes melakukan pemeriksaan terhadap ibu Hamil dan Balita," paparnya.
Sementara Kepala Desa Jubung Kecamatan Sukorambi Bhisma Perdana menyambut baik MMD , dan pihaknya akan menjalankan program ini tidak hanya melibatkan kader posyandu dan RT RW, tapi juga PKK.
Baca Juga : DPRD Jatim Desak Pemprov Prioritaskan Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jalan Rusak
"Nanti pak Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang akan mengawal, dan program ini juga selaras dengan visi misi pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan kepada warganya," pungkas Bhisma (*)
