Rebutkan Trophy Kemenbud RI dan Piala Bupati, Ratusan Pesilat Adu Ketangkasan di Jember
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Nurlayla Ratri
14 - Feb - 2026, 05:50
JATIMTIMES - Ratusan pesilat dari 7 provinsi akan bertanding adu ketangkasan di Jember. Mereka memperebutkan Trophy Kemenbud RI dan Piala Bupati Jember dalam kejuaraan Championship 3 cabang olahraga pencak silat yang digelar di GOR PKSPO Kaliwates Jember.
Atlet-atlet dari Sumatera Utara, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali dan NTB akan bertanding selama dua hari mulai hari ini, Sabtu-Minggu (14-15 Februari 2026). Pertandingan ini sendiri meliputi jenjang mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.
Baca Juga : Kepemimpinan KNPI Jombang Berganti Usai Digelar Musda Luar Biasa
Ketua IPSI Jember, Ahmad Halim menyebut jumlah peserta sengaja dibatasi karena keterbatasan waktu pelaksanaan. Pria yang sekaligus Ketua DPRD Jember itu mengatakan bahwa kejuaraan ini menjadi yang pertama dengan sertifikat yang ditandatangani langsung oleh Bupati Jember. Sertifikat tersebut menjadi nilai tambah bagi atlet berprestasi untuk melanjutkan pendidikan.
"Atlet yang berprestasi juga akan kami usulkan untuk mendapatkan beasiswa khusus yang kuliah,” kata Halim dalam sambutannya.
Sementara Bupati Jember, Muhammad Fawait SE. MSc, atau Gus Fawait, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut. Ia berharap agenda ini berkembang menjadi ajang berskala nasional.
“Mudah-mudahan ke depan acara seperti ini menjadi event nasional,” kata Gus Fawait.
Menurutnya, Kabupaten Jember memiliki akses transportasi yang semakin baik, termasuk dengan aktifnya Bandara Notohadinegoro Jember, sehingga berpeluang menggelar event skala nasional. Ia juga menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung atlet berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
"Bagi yang ikut serta dan juara di level SD, nanti bisa milih mau masuk SMP mana. Bagi yang di level SMP, nanti kita akan bantu dan kawal mau masuk SMA mana. Bagi yang lulusan Aliyah, SMA, maupun SMK, kalau mau kuliah kita akan menjadi pertimbangan dan prioritaskan untuk mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember,” ungkapnya.
Baca Juga : Fraksi PDI Perjuangan Lamongan Desak Perbaikan Menyeluruh Data DTKS dan Layanan BPJS
Gus Fawait menyebut kegiatan olahraga turut berdampak pada perputaran ekonomi daerah. “Bukan cuma ekonomi saja, tapi juga ada sektor olahraga. Ujungnya, sektor olahraga itu juga akan berdampak kepada perekonomian. Caranya bagaimana? Dengan banyaknya acara seperti ini, banyak orang berkumpul, termasuk orang luar daerah, tentu ini akan banyak memutar perekonomian UMKM, PKL, perhotelan, dan lain sebagainya di Kabupaten Jember,” bebernya.
Ia juga menilai penyelenggaraan event olahraga dapat menjadi wadah penyaluran minat generasi muda, termasuk rencana pembangunan sirkuit di kawasan JSG pada 2026.
“Pemkab Jember kan tahun ini rencana mau bikin sirkuit. Itu sebetulnya salah satunya adalah menekan anak-anak yang dianggap nakal, padahal sebetulnya mereka hanya membutuhkan tempat berekspresi. Salah satunya adalah event-event seperti ini, dan insyaallah nanti juga kita akan fasilitasi anak-anak kita di Kabupaten Jember yang punya potensi di bidang balap motor. Kita tidak akan biarkan mereka untuk balapan liar di jalan-jalan, tapi kita akan sediakan tempat di JSG untuk dibangun insyaallah di tahun 2026,” pungkas Gus Fawait. (*)
