Pemilik Pangkalan LPG Bersubsidi Sudah Meninggal, Kini Mendadak Hilang Dari Sistem Pertamina
Reporter
Heri Sumaryanto
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
29 - Apr - 2026, 06:02
JATIMTIMES- Diberitakan sebelumnya Pangkalan LPG 3kg bersubsidi atas nama Bambang Sunyoto yang berada di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi, menjadi sorotan. Hal itu karena pemilik pangkalan lpg 3kg ternyata sudah meninggal sejak tiga tahun lalu.
Berdasarkan penelusuran sebelumnya, nama Bambang Sunyoto masih tercantum di sistem pertamina sebagai pemilik pangkalan resmi LPG 3kg bersubsidi. 13/04/2026.
Baca Juga : Update Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang
Ironisnya, setelah informasi ini mencuat kepublik dengan adanya pemberitaan, data pangkalan LPG 3kg bersubsidi atas nama bambang sunyoto tersebut mendadak hilang dari sistem pertamina. Saat dicek ulang melalui situs resmi, nama pangkalan sudah tidak muncul dalam daftar pangkalan LPG terdaftar.
Susiana, Kepala bidang Tata Niaga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ngawi, saat dikonfirmasi Via WhatsApp terkesan irit bicara. 27/04/2026
"Mohon maaf kalau ada ketidak sesuaian pangkalan dilokasi, silahkan langsung melaporkan/berkoordinasi dengan pertamina," ucap susiana
Semetara itu, irine setyoningsih kabag ekonomi saat ditemui dikantornya mengatakan, untuk kevalidan, verifikasi dan pemutusan hubungan usaha (PHU) itu kewenangan pihak pertamina. 27/04/2026
Baca Juga : 8 Tragedi Kereta Api Terbesar di Indonesia Sepanjang Sejarah, Terbaru Kecelakaan Bekasi Timur 2026
"Pemerintahan daerah bidang ekonomi kewenangannya kita hanya sebatas koordinator, terkait kevalidan, verifikasi semua ada di pertamina. Di Kabupaten Ngawi kurang lebih ada 800 pangkalan LPG, kita hanya sebatas monev apa bila di lapangan ditemukan adanya ketidak sesuaian maka kami akan bersurat ke pihak pertamina untuk dilakukan cek ulang atau divalidasi," pungkas irine
