Ilustrasi vaksin covid-19
Ilustrasi vaksin covid-19

Bupati Sumenep A. Busyro Karim dipastikan tidak dapat mengikuti program vaksinasi covid-19 pada tahap pertama. Bukan tanpa alasan, tak disertakannya Busyro dalam proses vaksinasi itu dikarenakan faktor usia.

Sebagaimana ketentuan yang ada, vaksinasi yang tengah diupayakan pemerintah merupakan salah satu strategi utama untuk menyelesaikan persoalan pandemi covid-19. Di mana kelompok usia 18 tahun hingga 59 tahun masuk dalam gelombang pertama vaksinasi massal covid-19 di Indonesia saat ini. Sementara mereka yang berusia 60 tahun ke atas tidak diprioritaskan mendapat vaksinasi.

Baca Juga : Pemkot Malang Siapkan 500 Ribu Warga untuk Divaksin

"Saya sudah usia 60 tahun jadi tidak bisa. Sebab, mengacu pada aturan yang boleh divaksin usia maksimal 59. Kalau pejabat yang lain pasti akan di vaksinasi," ucap Bupati Busyro, Selasa (12/1/2021).

Kendati demikian, politisi senior PKB itu mengingatkan agar masyarakat Sumenep tidak perlu takut untuk di vaksin.

"Masyarakat tidak perlu takut, tidak perlu khawatir dengan berita-berita tidak bertanggung jawab (hoax) soal vaksin," tegasnya.

Baca Juga : Rebutan 4 Formasi, Ujian Perangkat Desa Tenggong Berjalan Lancar

Di Kabupaten Sumenep sendiri, pemerintah menjadwalkan tiga tahap vaksinasi. Tahap pertama vaksin akan diberikan kepada tenaga kesehatan, kedua TNI-Polri dan terakhir akan menyasar masyarakat umum yang rentan terjangkit corona.