Sempat Bikin Heboh, Kakek Ngaku Digaji Uang Mainan Ternyata Bohong | Pasuruan TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Sempat Bikin Heboh, Kakek Ngaku Digaji Uang Mainan Ternyata Bohong

Jun 22, 2022 09:19
Kakek ngaku dibayar uang mainan (Foto: Screenshot)
Kakek ngaku dibayar uang mainan (Foto: Screenshot)

JATIMTIMES - Kisah seorang kakek yang mengaku dibayar dengan uang mainan sempat membuat heboh publik. Seorang kakek asal Tulang Bawang, Lampung, itu mengaku digaji dengan uang mainan oleh bosnya. 

Ceritanya bahkan bikin miris sebelum akhirnya terungkap bahwa semuanya hanyalah kebohongan belaka. Sebuah video viral menjadi awal mula kisah Kakek Sunardi 'digaji' dengan uang mainan ramai diperbincangkan di media sosial. 

Baca Juga : Ratusan Calon Penerima RTLH di Pamekasan Tak Lolos Verifikasi

Banyak yang prihatin, sedih, dan ingin membantu si kakek. Dalam video viral itu sang kakek mengenakan jaket biru tengah berada di suatu pasar. 

Dirinya diberitahu seseorang jika uang yang diserahkannya adalah uang mainan. Warga yang mengembalikan uang mainan Sunardi menanyakan siapa gerangan bos si kakek. 

Sunardi bahkan diminta melapor ke polisi

"Seorang kakek tua pekerja tebang tebu tertipu dibayar dengan uang monopoli," demikian tertulis dalam unggahan video viral.

Dikutip dari situs resmi Humas Polri, Kakek Sunardi mengaku mendapat uang mainan dari mandor tebang tebu di Tulang Bawang. Uang mainan itu disebut upah untuk dirinya dengan besaran Rp 470 ribu.

"Kemudian setelah menerima uang, saya kembali ke rumah di Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tuba Udik. Pada hari Sabtu (18/6/2022), sekira jam 11.00 WIB saya menuju Pasar Pulung Kencana untuk belanja daging ayam, pada saat saya akan membayar daging ayam dan menyerahkan uang sebesar Rp 5 ribu kepada pedagang. Kemudian pedagang mengatakan bahwa uang yang saya berikan merupakan uang mainan anak-anak bukan uang asli," kata Sunardi.

Polisi juga telah mendatangi Kakek Sunardi dan rumah mandor yang menggaji Kakek Sunardi. Ternyata, terungkap bahwa Kakek Sunardi berbohong soal peristiwa itu. 

Kepada polisi, Kakek Sunardi mengaku uang mainan itu ia temukan di pinggir jalan, lalu dia bawa ke pasar. Kakek Sunardi sengaja berbelanja dengan uang mainan itu, dengan harapan mendapat kembalian uang asli.

Baca Juga : 1001 Patung Sampah Bakal Penuhi Jalan Panglima Sudirman saat HPSN

"Sudah dapat dipastikan bahwa (keterangan di) video viral adalah rekayasa dari kakek itu sendiri atau berita bohong (hoaks)," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (22/6/2022). 

"Menurut keterangan Sang Kakek, uang mainan yang dibawa ke pasar tersebut. Ditemukan kakek di pinggir jalan dan motif kakek berbohong adalah untuk mendapatkan kembalian dengan uang asli setelah membayar menggunakan uang mainan," ujar Pandra.

Lebih lanjut, Pandra menyampaikan hal ini adalah hasil penyelidikan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Wido Dwi Arifiya Zaen.

"Kepada seluruh masyarakat diimbau untuk menghentikan penyiaran berita bohong terkait seorang kakek yang mengaku dibayar dengan uang mainan. Saring sebelum sharing dan bijaklah bermedia sosial," tegas Pandra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
video viral Uang Palsu

Berita Lainnya