Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Weton Jumat Wage 6 Februari 2026: Perbanyak Sedekah

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

06 - Feb - 2026, 07:27

Placeholder
Gambar memasukkan uang ke kotak amal. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Tanggal 6 Februari 2026 dalam penanggalan Jawa jatuh pada Jumat Wage. Hari ini berada dalam Wuku Wuye dengan neptu 10, bertepatan dengan 18 Ruwah 1959 Jawa dan 18 Syakban 1447 Hijriah.

Perpaduan weton dan wuku ini menggambarkan pribadi berhati lembut dengan perjalanan hidup yang banyak ujian, namun kaya pelajaran.  Jumat Wage dikenal memiliki karakter yang cukup kontras. Di satu sisi, pemilik weton ini kerap tampil tegas, mudah terkejut, dan terkadang boros dalam mengelola pengeluaran. Sikapnya juga bisa terlihat keras dan kukuh mempertahankan pendapat, meski tidak selalu sejalan dengan keadaan.

Baca Juga : Kantor Dispora Kabupaten Malang Digeledah Kejari, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

Namun di balik itu, Jumat Wage menyimpan sisi batin yang bersih. Kejujuran, kepekaan perasaan, serta jiwa sosial yang tinggi menjadi kelebihan utama weton ini. Ia dikenal ringan tangan membantu orang lain, rela berkorban untuk keluarga, dan memiliki empati yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya.

Dalam perhitungan pangarasan, Jumat Wage berada pada Aras Pepet. Watak ini menggambarkan perjalanan hidup yang tidak selalu mulus. Keinginan sering kali tertunda, dan hasil usaha datang lebih lambat dari harapan.

Meski demikian, Aras Pepet juga membentuk pribadi yang tahan banting, terbiasa prihatin, dan kuat menghadapi keterbatasan.

Sementara itu, Pancasuda Jumat Wage berada pada Sumur Sinaba. Maknanya, pribadi berilmu dan luas wawasan. Pengetahuannya kerap menjadi rujukan, sehingga tidak jarang ia dimintai nasihat atau pendapat dalam berbagai persoalan. Kebijaksanaan ini biasanya tumbuh seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup.

Wuku Wuye dilambangkan oleh Bathara Kuwera. Wuku ini menggambarkan sifat yang mudah tersentuh perasaan, gampang tergiur, namun sejatinya mampu meneduhkan hati orang lain. Pembawaannya berhati-hati, meski dalam kondisi tertentu bisa mudah patah semangat.

Simbol-simbol Wuku Wuye menunjukkan pribadi yang kuat secara fisik dan intuitif. Ia memiliki ketajaman rasa, meski tidak selalu mudah dipahami orang lain. Dalam perdebatan, Jumat Wage cenderung mengalah, bukan karena lemah, melainkan memilih menjaga ketenangan.

Baca Juga : Jakarta Pertamina Enduro Bungkam Jakarta Electric PLN 3-0 di Proliga 2026 Malang

Selama tujuh hari di Wuku Wuye, terdapat pantangan untuk menghindari perjalanan ke arah barat jika berkaitan dengan urusan penting. Selain itu, penting untuk menahan emosi dan tidak mudah tersulut oleh ucapan orang lain.

Untuk urusan aktivitas harian, Jumat Wage di Wuku Wuye dinilai sebagai hari yang baik untuk bersedekah. Kebaikan yang ditanam diyakini akan menjadi penarik rezeki di kemudian hari. Hari ini juga dianggap tepat untuk kegiatan yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran.

Dalam perjalanan rezeki, Jumat Wage dikenal mengalami kematangan setelah usia 30 hingga 35 tahun ke atas. Bidang yang cocok antara lain pertanian, peternakan, perikanan, hingga usaha rumahan yang dikelola dengan konsisten. Kesuksesan biasanya datang perlahan, namun cenderung bertahan lama.

Untuk urusan asmara, Jumat Wage dinilai serasi dengan pasangan berneptu 9, 14, atau 19, seperti Senin Legi, Rabu Pon, Minggu Pahing, Sabtu Legi, Jumat Kliwon, atau Minggu Wage. 


Topik

Serba Serbi weton kalender jawa jumat wage primbon jawa astrologi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi