Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Ony DPRD Jatim Tekankan Kemandirian Pakan sebagai Kunci Daya Saing Peternak Tuban

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Nurlayla Ratri

15 - Feb - 2026, 20:41

Placeholder
Reses Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Ony Setiawan.

JATIMTIMES — Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Ony Setiawan menegaskan kemandirian pakan sebagai faktor penentu daya saing peternak rakyat, khususnya di Kabupaten Tuban. Ketergantungan terhadap pakan pabrikan, menurutnya, membuat biaya produksi tinggi dan rentan terhadap gejolak harga.

Hal ini merupakan pesan penting yang diangkat dari keresahan warga dalam reses beberapa hari terakhir. Ony menyoroti besarnya potensi jagung dan hasil laut Tuban yang dapat dioptimalkan sebagai bahan baku pakan ternak berbasis lokal.

Baca Juga : DPRD Jatim Soroti Sekolah Rusak di Sampang, Desak Rehabilitasi Segera

“Tuban punya jagung dan sumber daya laut yang luar biasa. Ini sangat mendukung sektor peternakan. Saya sarankan fokus pada ayam kampung unggul karena pakannya tidak harus bergantung pada pabrikan. Kita bisa olah sendiri dari potensi lokal untuk menekan biaya operasional,” ujarnya.

Ony mendorong pengembangan ayam kampung unggul seperti KUB dan Mardi sebagai strategi realistis bagi peternak skala kecil. Selain lebih adaptif dan relatif tahan penyakit, jenis tersebut dinilai lebih ekonomis dalam perawatan serta memiliki produktivitas telur lebih tinggi dibanding ayam kampung biasa.

Menurutnya, kemampuan memproduksi bahan baku pakan secara mandiri akan membantu menjaga margin keuntungan peternak. Upaya itu sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal karena melibatkan sektor pertanian jagung dan potensi perikanan setempat dalam satu rantai usaha yang saling terhubung.

Dalam forum tersebut, warga juga menyampaikan kekhawatiran terkait kembalinya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Parengan dan Soko. Mujiono, peternak asal Desa Selogabus, melaporkan adanya ternak sapi yang telah terjangkit.

“Desa Selogabus mayoritas penduduknya adalah peternak dan pedagang sapi. Kemarin sudah ada ternak yang terkena wabah. Kami memohon bantuan penanganan segera,” ungkapnya.

Menanggapi laporan itu, Ony menyatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat distribusi vaksin PMK ke wilayah terdampak di Tuban. Ia juga berkomunikasi dengan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tuban, Tulus Setyo Utomo, guna memantau perkembangan di lapangan.

Baca Juga : Suwandy Anggota DPRD Jatim Tanggapi Keresahan Warga Mojokerto soal Program MBG

“Jika ada titik wabah baru, mohon segera informasikan kepada tim kami agar segera mendapat penanganan vaksinasi,” tegas legislator dari daerah pemilihan Tuban–Bojonegoro itu.

Ony menilai penguatan kemandirian pakan dan respons cepat terhadap wabah merupakan dua langkah strategis yang tidak bisa dipisahkan dalam menjaga stabilitas sektor peternakan rakyat. Tanpa efisiensi biaya produksi dan perlindungan kesehatan ternak, peternak akan terus berada dalam posisi rentan terhadap tekanan pasar maupun risiko penyakit.

Dengan optimalisasi sumber daya lokal dan pengawasan kesehatan hewan yang konsisten, ia berharap peternak Tuban dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing secara berkelanjutan.

 


Topik

Pemerintahan dprd jatim ony setiawan kemandirian pakan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan