Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Suli Da'im Anggota DPRD Jatim Apresiasi Pembatalan Sekolah Daring, Interaksi Guru-Siswa Tak Tergantikan

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

27 - Mar - 2026, 15:28

Placeholder
Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Suli Da'im.

JATIMTIMES – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Suli Da'im, mengapresiasi keputusan pemerintah yang tetap memprioritaskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan membatalkan rencana sekolah daring.

Suli memandang bahwa keputusan tersebut adalah langkah strategis dalam menentukan arah masa depan pendidikan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jatim. Menurut Suli, interaksi langsung di sekolah memiliki nilai filosofis yang tidak bisa digantikan oleh teknologi digital manapun.

Baca Juga : RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (RLPPD) KOTA MALANG TAHUN 2025

“Pembelajaran tatap muka bukan sekadar metode pendidikan, tetapi instrumen pembentukan peradaban. Interaksi langsung antara guru dan siswa adalah ruang utama untuk menanamkan nilai disiplin, etika, kepemimpinan, dan tanggung jawab yang menjadi fondasi utama dalam membangun SDM yang kompetitif di masa depan,” tegas Suli Da'im, Jumat (27/3/2026).

Politisi PAN ini mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada pembelajaran daring berpotensi menciptakan kesenjangan kualitas SDM, terutama bagi daerah yang memiliki keterbatasan akses dan fasilitas. Ia menegaskan bahwa daya saing daerah akan menjadi taruhan jika proses pembelajaran tidak berjalan optimal.

“Jika Jawa Timur ingin melompat lebih jauh dalam persaingan nasional maupun global, maka kualitas pendidikan tidak boleh dikompromikan," tandas Suli.

"Kita harus jujur bahwa masa depan Jawa Timur sangat ditentukan oleh kebijakan pendidikan hari ini. Jika proses pembelajaran tidak optimal, maka yang kita pertaruhkan bukan hanya kualitas lulusan, tetapi juga daya saing daerah dalam jangka panjang,” lanjutnya.

Suli menekankan bahwa meskipun teknologi penting, PTM harus tetap menjadi arus utama dalam sistem pendidikan nasional. Ia mendorong agar kebijakan ini diikuti dengan peningkatan kualitas guru dan pemerataan sarana prasarana.

Baca Juga : Kabar Baik untuk Petani Kota Malang, PBB Lahan Pertanian di Bawah Satu Hektare Bisa Dipangkas hingga 50 Persen

“Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka harus menjadi arus utama dalam sistem pendidikan, dengan tetap menjadikan pembelajaran daring sebagai opsi darurat dalam situasi luar biasa seperti pandemi. Pendidikan bukan hanya urusan hari ini—tetapi tentang menentukan masa depan Jawa Timur,” tambah Suli.

Sebagai penutup, Suli memastikan bahwa Komisi E DPRD Jatim akan terus mengawal implementasi kebijakan ini agar benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas SDM, bukan sekadar pemenuhan urusan administratif.

“DPRD Jawa Timur, khususnya Komisi E, akan memastikan bahwa kebijakan pendidikan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas SDM Jawa Timur,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan Suli Da'im Anggota DPRD Jatim daring Sekolah Daring Interaksi Guru Siswa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan