Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Selama Lebaran 2026, Polresta Malang Kota Catat 12 Kasus Kriminalitas dan Laka

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

29 - Mar - 2026, 18:06

Placeholder
Petugas saat melakukan patroli di area Alun-Alun Kota Malang. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kota Malang berlangsung relatif aman. Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polresta Malang Kota mencatat hanya 12 kasus, terdiri dari enam kasus kriminalitas dan enam kejadian kecelakaan lalu lintas, dengan situasi tetap kondusif.

Dari 12 kasus selama operasi berlangsung, kasus kriminal, didominasi oleh pengeroyokan sebanyak dua kasus, disusul penggelapan dua kasus, serta masing-masing satu kasus pengancaman dan penganiayaan.

Baca Juga : Menteri LH Hanif Bersama Bupati Sanusi Tinjau Calon Lahan untuk PSEL di Pakis

Sementara itu, dari sisi kecelakaan lalu lintas, tercatat enam kejadian dengan total delapan korban mengalami luka ringan. Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam periode tersebut. Adapun kerugian material ditaksir mencapai Rp 6,5 juta.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Wiwin Rusli, mengatakan bahwa capaian ini menunjukkan situasi kamtibmas selama operasi berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.

“Secara umum situasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah Polresta Malang Kota berjalan aman dan kondusif. Ini tidak lepas dari kesiapsiagaan personel serta dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan bersama,” ungkap Wiwin, Minggu (29/3/2026).

Di sisi lain, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Rio Angga Prasetyo, menegaskan bahwa pola pengamanan tahun ini lebih mengedepankan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat Semeru 2026 ini kami prioritaskan pada pelayanan. Petugas hadir untuk memastikan masyarakat bisa mudik, beribadah, hingga bersilaturahmi dengan aman dan nyaman,” kata Rio.

Selama dua pekan pelaksanaan operasi sejak 13 hingga 25 Maret 2026, kondisi lalu lintas di wilayah Kota Malang juga terpantau lancar. Bahkan, tidak ditemukan adanya aksi balap liar yang kerap muncul saat libur panjang.

Baca Juga : Atap SMK Negeri 1 Ampelgading Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp 120 Juta

Rio menyebut, capaian ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus hasil dari optimalisasi pengamanan di titik-titik rawan.

“Kami bersyukur situasi selama mudik dan balik tahun ini relatif aman. Ini juga berkat kerja sama masyarakat yang semakin disiplin dalam berlalu lintas,” tambahnya.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan, khususnya saat melakukan perjalanan jarak jauh.

“Gunakan helm berstandar SNI, kenakan sabuk pengaman, dan patuhi rambu lalu lintas. Kalau merasa lelah, jangan dipaksakan. Silakan menepi dan istirahat sejenak demi keselamatan bersama,” tutup Rio.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Lebaran 2026 Polresta Malang Kota Kasus Kriminalitas Kecelakaan Lalu Lintas



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas