Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Bupati Sanusi Komitmen Kembangkan Program Ketahanan Pangan di Sekolah-Sekolah Kabupaten Malang

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Nurlayla Ratri

02 - May - 2026, 17:57

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi bersama Dandim 0818-Malang/Batu Letkol Czi Bayu Nugraha didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring serta Kepala DTPHP Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputra saaalt meninjau di SMPN 1 Wajak, Kamis (23/4/2026). Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi berkomitmen untuk memperkuat dan mengembangkan program ketahanan pangan berbasis sekolah dengan menyasar satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Malang. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan,  realisasi program ketahanan pangan berbasis sekolah akan dilakukan dan dikembangkan melalui program kerja di masing-masing perangkat daerah Pemkab Malang. 

Baca Juga : Bupati Dorong Kolaborasi, Rakerda Golkar Bondowoso Bahas Tantangan Pembangunan

Mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, hingga Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP). Melalui program kerja di masing-masing perangkat daerah tersebut, program ketahanan pangan berbasis sekolah akan berjalan dengan lancar dan sukses. 

Sanusi menyebut, program ketahanan pangan berbasis sekolah ini dikemas secara edukatif. Di mana masing-masing satuan pendidikan akan menerima bantuan bibit tanaman sayuran dari Pemkab Malang. Nantinya bibit tanaman sayuran itu ditanam di dalam satuan pendidikan dan para peserta didik akan diberikan edukasi cara menanam, merawat hingga memanen.  

"Kita teruskan program ketahanan pangan di sekolah-sekolah. Kita berikan tanaman beserta polybag seperti cabai, terong, sayur-mayur di dalam sekolah untuk dikonsumsi sendiri, kalau ada kelebihan bisa dijual ke luar," ungkap Sanusi kepada JatimTIMES.

Selain itu, untuk memperkuat program ketahanan pangan berbasis sekolah, ia juga telah memerintahkan Dinas Perikanan Kabupaten Malang untuk memberikan bantuan bibit ikan lele atau nila ke masing-masing satuan pendidikan agar dapat menjadi sumber fasilitas edukatif kepada para peserta didik. 

Sebagai stimulus awal, pemberian bibit ikan lele telah dilakukan oleh Pemkab Malang melalui Dinas Perikanan kepada SMPN 1 Wajak. Selain bibit ikan lele, Pemkab Malang juga memberikan kolam bioflok serta pakan ikan untuk proses budidaya ikan lele. Hal seperti ini akan dikembangkan di masing-masing satuan pendidikan di Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Pemkot Blitar Gercep Tangani Keluhan Lumpur Proyek, Progres Sekolah Rakyat Capai 40 Persen

"Kita juga akan berikan bioflok ikan lele dan nila agar nanti di sekolah bisa produksi ikan. Ini nanti akan dikembangkan di sekolah-sekolah yang lain," tutur Sanusi.

Lebih lanjut, program ketahanan pangan berbasis sekolah ini akan terus dimasifkan oleh Pemkab Malang sebagai modal pembelajaran sejak dini kepada para peserta didik agar memahami konsep menanam serta peduli terhadap lingkungan sekitar. 

"Gerakan ketahanan pangan berbasis sekolah ini memotivasi anak-anak sekolah agar senang, agar gemar mulai remaja dan sejak dini untuk menciptakan lingkungan pangan yang cukup," pungkas Sanusi. 


Topik

Pemerintahan kabupaten malang bupati malang sanusi ketahanan pangan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan