Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Cegah Aksi Nekat Berujung Fatal, Jembatan Cangar Bakal Dipasang Pagar Pengaman 2,5 Meter

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

04 - May - 2026, 18:07

Placeholder
Satreskrim Polres Batu bersama DPUPR Provinsi Jatim dan Pemkot Batu melakukan survei Jembatan Cangar perbatasan Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Rencananya, jembatan tersebut bakal dipasang pagar pelindung setinggi 2,5 meter serta kamera pengawas (CCTV) guna mencegah terulangnya aksi bunuh diri.(Foto: Eko S. For JatimTIMES)

JATIMTIMES – Maraknya fenomena aksi nekat bunuh diri di Jembatan Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, memicu respons dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Satreskrim Polres Batu bekerjasama dengan DPUPR Provinsi Jawa Timur telah menyepakati pengetatan pengamanan di jembatan yang menghubungkan Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto tersebut.

Rencananya, Jembatan Cangar 1 dan 2 akan dilengkapi dengan pagar pelindung permanen. Jika memungkinkan sistem pengawasan kamera CCTV akan dipasang. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif guna meredam aksi serupa yang belakangan sempat viral di media sosial.

Baca Juga : Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ini Penjelasan Lengkap dari Saksi hingga Tanggapan Pihak Dokter

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Joko Supriyanto, mengungkapkan bahwa koordinasi dengan DPUPR Provinsi Jatim telah membuahkan komitmen bersama untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan sekaligus mencegah insiden fatal di area jembatan.

"Hasil pembicaraan dengan DPUPR Provinsi Jatim akan segera direalisasikan dalam waktu dekat. Kami akan memasang pagar pelindung dan CCTV untuk memantau situasi di Jembatan Cangar 1 dan 2," jelas AKP Joko Supriyanto, Senin (4/5/2026).

Mengenai kepastian kapan akan ada pemasangan, Joko menyebut bakal diupayakan mulai pertengahan Mei 2026 mendatang. Secara teknis, pagar pengaman tersebut akan dibangun setinggi 2,5 meter dengan konstruksi jeruji besi.

Meski dirancang sebagai pembatas keamanan yang kokoh, pihak kepolisian memastikan desain pagar tetap memperhatikan aspek estetika agar tidak memberikan kesan menyeramkan bagi pengendara yang melintas. Selain pagar, area jembatan juga akan diperlengkapi dengan lampu penerangan jalan yang lebih memadai.

"Rencananya akan dipasang lampu lagi untuk menerangi jalan, sehingga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengendara," tambahnya.

Baca Juga : Podcast NGODE DPRD Jatim: Puguh Pamungkas Dorong Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Joko menjelaskan, pembangunan fisik pagar pengaman menjadi tanggung jawab penuh DPUPR Provinsi Jatim. Sementara itu, pemenuhan kebutuhan CCTV, jaringan listrik, dan lampu penerangan jalan saat ini tengah diproses melalui pengajuan oleh Pemerintah Kota Batu.

Menurut dia, langkah ini mendapat sambutan positif dari warga setempat. Di antaranya pada pedagang di Desa Sumberbrantas, menilai pengamanan ketat ini dapat mengikis kesan mistis yang selama ini melekat akibat beberapa kali kejadian bunuh diri.

"Terutama menekan potensi gangguan kamtibmas di area perbatasan. Pemasangan infrastruktur keamanan ditargetkan dapat merubah citra Jembatan Cangar menjadi destinasi yang aman bagi mobilitas masyarakat luas," tutupnya.


Topik

Peristiwa Jembatan Cangar bunuh diri aksi bunuh diri Cangar pengaman jembatan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa