Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Pengumpulan Koper Haji Situbondo Berakhir 12 Mei, Total Jemaah Bertambah Jadi 997 Orang

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Yunan Helmy

11 - May - 2026, 13:32

Placeholder
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi, saat diwawancarai di kantornya, Senin (11/5/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo mulai memfasilitasi pengumpulan koper bagi para calon jemaah haji tahun 2026. Pengumpulan koper dilakukan selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Mei 2026, sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif’an Junaidi, mengatakan bahwa hari Selasa (12/5/2026) menjadi hari terakhir pengumpulan koper jemaah. Seluruh koper yang telah terkumpul akan segera dikirim ke Embarkasi Surabaya pada Selasa, 13 Mei 2026.

Baca Juga : Dinkes Kota Malang Ingatkan Risiko Hantavirus saat Bersihkan Gorong-Gorong

"Dalam rangka memudahkan jemaah, kami memfasilitasi pengumpulan koper selama tiga hari, mulai tanggal 10 sampai 12 Mei. Besok adalah hari terakhir, dan tanggal 13 Mei koper akan langsung dikirim ke Asrama Haji Surabaya," ujar Rif’an Junaidi, Senin (11/5/2026) di kantornya.

Ia menjelaskan, kebijakan pengiriman koper lebih awal merupakan ketentuan terbaru dari pihak embarkasi. Koper jemaah harus sudah berada di asrama haji minimal satu hari sebelum kedatangan jemaah atau H-1 keberangkatan.

Rif’an juga mengingatkan  jemaah untuk mematuhi ketentuan berat barang bawaan. Koper besar maksimal berbobot 32 kilogram. Sedangkan koper kabin atau tas kecil hanya diperbolehkan maksimal 7 kilogram.

"Kalau nanti ditemukan berat koper melebihi ketentuan, maka pihak embarkasi akan melakukan pemeriksaan ulang. Jika perlu, koper akan dibongkar kembali agar sesuai dengan batas yang telah ditentukan," jelasnya.

Selain soal berat, jemaah juga diminta memperhatikan barang-barang yang dilarang dibawa selama penerbangan. Barang terlarang itu antara lain senjata tajam, cairan dengan volume lebih dari 100 mililiter, serta rokok lebih dari 200 batang.

Menurut Rif’an, kepatuhan terhadap aturan ini sangat penting untuk menghindari kendala saat proses pemeriksaan keamanan di bandara maupun embarkasi.

Sementara itu, jumlah kuota jemaah haji Kabupaten Situbondo tahun 2026 mengalami penambahan. Dari semula 993 orang, kini bertambah empat jemaah cadangan yang naik status menjadi jemaah reguler, sehingga total keseluruhan menjadi 997 orang.

"Empat jemaah cadangan yang sudah melunasi, administrasi sudah lengkap dan siap berangkat kini resmi masuk kuota reguler. Jadi, total jemaah haji Situbondo tahun ini sebanyak 997 orang,” kata Rif’an.

Dengan tambahan tersebut, jumlah kloter yang awalnya 4 menjadi 6 karena dua jemaah akan bergabung dengan kloter 75 bersama jemaah dari Kabupaten Pamekasan. Sedangkan dua lainnya akan bergabung dengan kloter 91 yang diberangkatkan bersama jemaah asal Kabupaten Jember.

Baca Juga : Pendakian Gunung Dukono Ditutup usai Erupsi yang Menewaskan Tiga Pendaki

Rif’an menambahkan, secara umum kondisi kesehatan  calon jemaah haji Situbondo dalam keadaan baik. Ia berharap  jemaah tetap menjaga stamina dan kesehatan hingga waktu keberangkatan.

"Alhamdulillah saat pelepasan dan pemeriksaan terakhir, kondisi jemaah sehat semua. Mudah-mudahan sampai hari keberangkatan tetap sehat dan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar," ujarnya.

Ia juga menyebutkan jemaah haji Situbondo akan berangkat ke Wisma Haji Surabaya tanggal 13 Mei dan 14 Mei pagi. "Sedangkan berangkat ke Makkah tanggal 15 Mei 2026, menginap satu hari di Wisma Haji Surabaya," kata Rif'an.

Terkait kebutuhan uang saku, Rif’an menjelaskan bahwa jemaah diberi kebebasan untuk menukar rupiah ke riyal di tempat yang dianggap paling mudah dan menguntungkan. 

"Selain itu, jemaah akan menerima living cost sebesar 750 riyal Saudi atau setara Rp3 jutaan yang diberikan sebelum keberangkatan," pungkas Rif'an.

Dengan seluruh persiapan yang terus dimatangkan, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo berharap seluruh jemaah dapat berangkat dengan tenang, nyaman, dan fokus menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.


Topik

Peristiwa Jemaah haji haji Situbondo jemaah haji Situbondo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Yunan Helmy