Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Bahan Pakaian yang Nyaman Dipakai Saat Bediding, Tetap Hangat Tanpa Bikin Gerah

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

26 - Jul - 2026, 18:41

Placeholder
Ilustrasi kedinginan akibat bediding. (Foto: iStock)

JATIMTIMES  -Fenomena bediding kembali dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia selama musim kemarau. Pada periode ini, suhu udara pada malam hingga pagi hari terasa lebih dingin dibanding biasanya. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut terjadi karena langit cerah dan minim tutupan awan, sehingga panas dari permukaan bumi lebih cepat terlepas ke atmosfer.

Udara yang lebih dingin membuat banyak orang mulai mengenakan jaket atau pakaian hangat. Namun, bukan hanya ketebalan pakaian yang perlu diperhatikan, melainkan juga jenis bahan kain yang digunakan. Memilih bahan pakaian yang tepat dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap hangat tanpa membuat gerah ketika cuaca mulai menghangat pada siang hari.

Baca Juga : Sapa Santri FK Unisma: Membangun Kesadaran Cegah Anemia melalui Edukasi dan Skrining Hb di Lingkungan Pesantren

Mengapa Bediding Terjadi?

BMKG menjelaskan bahwa bediding merupakan fenomena yang umum terjadi saat musim kemarau. Ketika langit cerah pada malam hari, panas yang tersimpan di permukaan bumi lebih cepat dipancarkan kembali ke atmosfer. Akibatnya, suhu udara pada malam hingga pagi hari menjadi lebih rendah dibanding biasanya.

Fenomena ini umumnya berlangsung sementara. Memasuki siang hari, sinar matahari akan kembali menghangatkan permukaan bumi sehingga suhu udara meningkat. Karena itu, penggunaan pakaian berlapis (layering) sering kali menjadi pilihan yang lebih nyaman dibanding mengenakan pakaian yang terlalu tebal.

Bahan Pakaian yang Nyaman Dipakai Saat Bediding

Ada beberapa jenis bahan kain yang dapat menjadi pilihan agar tubuh tetap hangat sekaligus nyaman saat beraktivitas selama fenomena bediding. Berikut beberapa di antaranya.

1. Katun

Katun menjadi salah satu bahan yang paling direkomendasikan saat bediding. Terbuat dari serat alami, katun terasa lembut di kulit, mampu menyerap keringat dengan baik, dan memiliki sirkulasi udara yang cukup sehingga tidak membuat tubuh mudah gerah saat suhu mulai menghangat.

Bahan ini cocok digunakan sebagai pakaian utama atau lapisan pertama (inner).

2. Flanel

Flanel memiliki tekstur lebih tebal dibanding katun biasa sehingga mampu memberikan rasa hangat saat suhu udara menurun.

Kemeja flanel juga mudah dipadukan dengan kaus berbahan katun sehingga cocok digunakan sebagai pakaian berlapis ketika beraktivitas di pagi atau malam hari.

3. Fleece

Jika udara terasa lebih dingin, pakaian berbahan fleece bisa menjadi pilihan. Material ini terkenal ringan, lembut, tetapi mampu menahan panas tubuh dengan baik.

Tak heran jika fleece banyak digunakan sebagai bahan hoodie, sweater, hingga jaket untuk cuaca dingin.

4. Wol

Wol merupakan salah satu bahan terbaik untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Serat wol mampu mengisolasi panas sehingga cocok dipakai saat suhu udara cukup rendah.

Meski demikian, bahan ini lebih sesuai digunakan pada malam atau pagi hari karena dapat terasa terlalu hangat ketika cuaca mulai panas.

5. Rajut (Knit)

Sweater atau cardigan berbahan rajut menjadi pilihan favorit saat bediding. Selain memberikan rasa hangat, bahan ini tetap nyaman digunakan dan mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.

Rajut juga cocok dijadikan lapisan luar tanpa membuat tubuh terasa terlalu berat.

Baca Juga : Jangan Keseringan Menutup Aplikasi di Latar Belakang HP, Ternyata Bisa Bikin Baterai Lebih Boros

6. Linen Berlapis

Linen memang identik dengan cuaca panas. Namun, bahan ini tetap bisa digunakan saat bediding apabila dipadukan dengan jaket atau cardigan.

Sirkulasi udara yang baik membuat linen tetap nyaman dikenakan ketika suhu mulai meningkat pada siang hari.

Tips Memilih Pakaian Saat Bediding

Agar tetap nyaman selama fenomena bediding, perhatikan beberapa tips berikut.

• Gunakan pakaian berlapis (layering) agar mudah menyesuaikan dengan perubahan suhu.

• Pilih bahan berbahan serat alami seperti katun sebagai lapisan pertama karena nyaman di kulit.

• Tambahkan sweater, cardigan, atau jaket berbahan fleece maupun flanel saat beraktivitas pada pagi dan malam hari.

• Sesuaikan ketebalan pakaian dengan lokasi. Wilayah dataran tinggi umumnya memiliki suhu yang lebih rendah dibanding dataran rendah.

• Lengkapi dengan syal, kupluk, atau kaus kaki jika udara terasa sangat dingin, terutama saat berada di luar ruangan.

Menggunakan bahan pakaian yang tepat saat bediding dapat membantu menjaga tubuh tetap hangat tanpa mengurangi kenyamanan saat beraktivitas. Katun, flanel, fleece, wol, rajut, hingga linen berlapis bisa menjadi pilihan sesuai kebutuhan dan kondisi cuaca.

Karena fenomena bediding umumnya hanya berlangsung pada malam hingga pagi hari, mengenakan pakaian berlapis menjadi solusi yang lebih praktis. Dengan memilih bahan kain yang tepat, tubuh tetap terasa hangat saat udara dingin, tetapi tidak mudah gerah ketika suhu kembali meningkat pada siang hari.


Topik

Serba Serbi bediding bmkg suhu dingin kain anti bediding



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi