Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Saat Banyak Pekerjaan Hilang, 6 Jurusan Ini Justru Paling Dicari di Era AI

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

11 - Jan - 2026, 14:14

Placeholder
Ilustrasi AI. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan lagi teknologi masa depan ia sudah menjadi bagian dari kehidupan kerja hari ini. Dari perbankan, media, hingga pendidikan, AI mengubah cara manusia bekerja, mengambil keputusan, dan menghasilkan nilai ekonomi.

Banyak profesi memang berisiko tergantikan, namun di saat yang sama muncul kebutuhan besar akan tenaga kerja yang mampu bekerja berdampingan dengan AI. Karena itu, memilih jurusan kuliah kini menjadi langkah strategis untuk masa depan karier. Dilansir dari berbagai sumber, berikut enam bidang studi yang dinilai paling relevan dan menjanjikan di era AI.

Baca Juga : Program CSR Jaya Group Sukses: Peserta Enjoy, Senang Dapat Pengalaman Baru

1. Human-Computer Interaction (HCI)

HCI mempelajari hubungan antara manusia dan teknologi. Jurusan ini menggabungkan desain, psikologi, dan ilmu komputer untuk menciptakan sistem digital yang nyaman dan mudah digunakan.

Saat teknologi semakin canggih, perusahaan justru semakin membutuhkan ahli yang bisa memastikan produk tetap ramah bagi manusia. AI mungkin bisa memproses data, tetapi tidak bisa memahami rasa bingung, stres, atau kepuasan pengguna.

Lulusan HCI banyak dibutuhkan sebagai perancang pengalaman pengguna (UX), peneliti perilaku digital, dan spesialis aksesibilitas.

2. Ilmu Kognitif

Ilmu kognitif fokus mempelajari cara manusia berpikir, mengingat, dan mengambil keputusan. Bidang ini berada di pertemuan antara psikologi, ilmu saraf, dan teknologi.

Dalam pengembangan AI, pemahaman tentang cara kerja pikiran manusia sangat penting agar sistem yang dibuat lebih aman, etis, dan efektif. Lulusan jurusan ini dapat bekerja sebagai peneliti AI, analis perilaku pengguna, hingga konsultan etika teknologi.

3. Ilmu Komunikasi

Di tengah maraknya konten buatan AI, komunikasi yang tulus dan meyakinkan justru semakin berharga. Ilmu komunikasi mengajarkan cara membangun kepercayaan, mempengaruhi orang lain, serta mengelola pesan di berbagai platform.

Jika dipadukan dengan pemahaman data dan media digital, lulusan komunikasi dapat mengisi peran penting seperti brand strategist, manajer reputasi, hingga pengarah kampanye digital.

AI bisa membantu membuat konten, tetapi tidak bisa menggantikan intuisi manusia dalam membaca emosi publik.

4. Kesehatan Masyarakat

Teknologi kini banyak digunakan dalam dunia medis, mulai dari analisis data pasien hingga prediksi wabah. Namun, keputusan di bidang kesehatan tetap membutuhkan pertimbangan sosial, budaya, dan etika.

Itulah sebabnya tenaga kesehatan masyarakat masih sangat dibutuhkan. Mereka berperan sebagai penghubung antara data teknologi dan kondisi nyata di lapangan. Karier di bidang ini meliputi analis kebijakan kesehatan, epidemiolog, hingga perencana layanan kesehatan.

5. Kewirausahaan

AI dapat membantu menganalisis pasar, tetapi menemukan ide bisnis baru tetap bergantung pada kreativitas manusia. Jurusan kewirausahaan melatih mahasiswa untuk mengenali peluang, membangun tim, dan berani mengambil risiko.

Di era AI, pengusaha yang sukses adalah mereka yang tahu bagaimana memanfaatkan teknologi untuk memecahkan masalah nyata. Lulusan jurusan ini dapat menjadi pendiri startup, konsultan inovasi, atau pengembang usaha digital.

6. Teknologi Pendidikan

Dunia pendidikan kini sedang berubah besar-besaran. AI bisa membantu personalisasi pembelajaran, tetapi peran pendidik dan perancang kurikulum tetap tidak tergantikan.

Baca Juga : Membangun Negara dengan Bata: Senapati Kediri dan Pertahanan Awal Mataram

Jurusan teknologi pendidikan mempersiapkan lulusan untuk merancang sistem belajar yang efektif dengan bantuan teknologi. Profesi seperti learning designer, pengembang kurikulum digital, dan pelatih korporasi semakin dibutuhkan di era pembelajaran modern.

Kampus di Indonesia yang Membuka Jurusan AI

Seiring meningkatnya kebutuhan tenaga ahli AI, sejumlah kampus di Indonesia sudah membuka program khusus di bidang ini, antara lain:

• Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Rekayasa Kecerdasan Buatan

• Universitas Bina Nusantara (Binus) – Artificial Intelligence

• Universitas Airlangga – Robotika dan Kecerdasan Buatan

• Universitas Gadjah Mada – Kecerdasan Buatan (S2)

• Universitas Syiah Kuala – Kecerdasan Buatan (S2)

• Universitas Sumatera Utara – Sains dan Kecerdasan Buatan

• Universitas Pelita Harapan – Faculty of Artificial Intelligence

Memilih jurusan yang tepat hari ini akan menentukan posisi seseorang di peta persaingan kerja masa depan. Di era AI, mereka yang mampu menggabungkan teknologi dengan kecerdasan manusia akan menjadi yang paling dibutuhkan.


Topik

Pendidikan ai jurusan ai pendidikan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana