Dari Kampus ke Panti Asuhan, Donasi Sivitas Unikama Mengalir untuk Anak Yatim
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
10 - Mar - 2026, 04:18
JATIMTIMES – Sejumlah dosen dan karyawan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk membantu anak-anak yatim di wilayah Malang Raya. Dana yang terkumpul dari sivitas akademika tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk santunan kepada beberapa yayasan yang menaungi anak yatim, Senin, 9 Maret 2026.
Penggalangan dana dilakukan secara internal di lingkungan kampus. Partisipasi datang dari berbagai unsur sivitas akademika, mulai dari pimpinan universitas, dosen, hingga tenaga kependidikan. Donasi yang terkumpul kemudian diserahkan kepada perwakilan yayasan dalam sebuah kegiatan di lingkungan kampus sebelum selanjutnya didistribusikan kepada anak-anak penerima manfaat.
Baca Juga : Rachel Vennya Curhat soal Okin, Komunikasi Buruk hingga Akui Diancam
Wakil Rektor II Unikama Irma Tyasari mengatakan santunan tersebut merupakan hasil kontribusi sukarela dari dosen dan karyawan. Menurut dia, bantuan yang dihimpun menunjukkan adanya kepedulian warga kampus untuk berbagi dengan anak-anak yang membutuhkan dukungan.
“Dana yang kami salurkan ini berasal dari dosen dan karyawan yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya,” ujar Irma.
Ia menjelaskan pengumpulan dana dilakukan dalam beberapa waktu terakhir sebelum akhirnya diserahkan kepada yayasan penerima. Partisipasi sivitas akademika, kata dia, menjadi faktor utama sehingga santunan tersebut dapat terkumpul dan disalurkan.

Rektor Unikama Sudi Dul Aji menyebut keterlibatan berbagai unsur kampus menunjukkan solidaritas yang masih terjaga di lingkungan akademik. Ia menilai dukungan dari para dosen dan karyawan memungkinkan bantuan tersebut dapat disalurkan kepada anak-anak yatim di Malang Raya.
“Terima kasih kepada seluruh dosen dan karyawan yang telah berpartisipasi. Dengan dukungan bersama, bantuan ini dapat terkumpul dan disalurkan kepada anak-anak yatim,” katanya.
Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh jajaran pimpinan universitas kepada perwakilan anak yatim yang hadir. Bantuan tersebut kemudian diteruskan kepada sejumlah yayasan yang berada di beberapa wilayah Malang Raya.
Baca Juga : Merawat Pascabanjir, Jejak Pendampingan Teman Baik untuk Warga Aceh di Bulan Ramadan
Perhatian terhadap anak yatim dinilai penting karena mereka merupakan bagian dari generasi masa depan yang membutuhkan dukungan sosial dan pendidikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya di Indonesia masih cukup besar dan banyak di antaranya bergantung pada dukungan keluarga besar maupun lembaga sosial untuk melanjutkan pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Sejumlah lembaga sosial juga mencatat bahwa anak-anak yatim memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap persoalan ekonomi dan akses pendidikan. Karena itu dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, dinilai penting agar mereka tetap memiliki kesempatan berkembang dan memperoleh masa depan yang lebih baik.
Kegiatan penyaluran santunan tersebut juga dihadiri Wakil PPLP-PT PGRI Malang Nawaji. Dalam kesempatan itu ia menyinggung pentingnya menjaga kepedulian sosial di tengah kesibukan akademik.
Menurutnya, perhatian terhadap anak-anak yatim tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan generasi muda tetap memiliki akses terhadap pendidikan dan lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.
