Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Musrenbang Kecamatan Blimbing, Usulan Fisik dan Pemberdayaan Mulai Berimbang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

06 - Feb - 2026, 15:15

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Kepala Bappeda Dwi Rahayu dan seluruh unsur Kecamatan Blimbing.(Foto: Igoy/JatimTIMES).

JATIMTIMES - Proses perencanaan pembangunan Kota Malang terus menunjukkan geliat positif. Melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, ribuan aspirasi masyarakat mengalir dan mulai membentuk pola pembangunan yang semakin seimbang antara infrastruktur fisik dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu, menyebutkan bahwa usulan yang masuk memang masih cukup banyak didominasi program fisik. Namun, arah pembangunan tersebut dinilai tetap selaras dengan visi dan program prioritas Wali Kota Malang.

Baca Juga : Polresta Malang Kota Perkuat Penanganan Bencana Lewat Distribusi Peralatan

“Kalau fisik, sebagian besar berkaitan dengan kebutuhan dasar perkotaan, seperti gorong-gorong dan penanganan banjir. Itu kan memang menjadi salah satu fokus prioritas Pak Wali Kota,” ujar Dwi Rahayu, Jumat (6/2/2026).

Sejauh ini, Bappeda Kota Malang telah menerima sekitar 19 ribu usulan dari masyarakat. Mayoritas usulan tersebut berkaitan dengan perbaikan jalan, meski proses pendataan masih terus berjalan dan belum sepenuhnya final.

“Jumlah itu masih bisa bertambah. Karena pokok-pokok pikiran (pokir) dewan belum seluruhnya masuk dan batas akhirnya 6 Februari. Selain itu, musrenbang tematik juga baru akan dilaksanakan, sehingga usulan baru pasti akan bertambah,” jelasnya.

Menariknya, Dwi Rahayu menilai bahwa komposisi usulan masyarakat kini mulai menunjukkan keseimbangan. Jika sebelumnya usulan fisik sangat dominan, kini usulan pemberdayaan masyarakat mulai mengimbangi.

“Kalau dilihat sekarang, fisik dan pemberdayaan sudah mulai berimbang. Ini menunjukkan masyarakat semakin paham kebutuhan pembangunan, bukan hanya soal bangunan, tapi juga peningkatan kualitas hidup,” katanya.

Meski secara persentase jumlah usulan tahun 2026 terlihat menurun dibanding tahun sebelumnya, Dwi Rahayu menegaskan bahwa secara kuantitas justru mengalami peningkatan. Hingga saat ini, tercatat 19.426 usulan reguler dan RT berkelas telah masuk, belum termasuk usulan tematik dan pokir dewan.

“Kalau semua sudah lengkap, bisa dibayangkan jumlahnya akan mencapai puluhan ribu usulan,” tambahnya.

Baca Juga : Ramp Check Ops Keselamatan Semeru di Jatim Park 1: 14 Bus Pariwisata Diperiksa, 2 Armada Masih Dapat Catatan

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menekankan pentingnya penyusunan skala prioritas dalam Musrenbang. Menurutnya, mekanisme perencanaan saat ini semakin komprehensif karena melibatkan tiga jalur utama, yakni Musrenbang, pokir dewan, dan RT per kelas.

“Musrenbang ini diharapkan menghasilkan usulan yang lintas RT, lintas RW, bahkan lintas kelurahan, sehingga skalanya bisa kecamatan atau kota,” ujar Wahyu.

Ia juga mengingatkan agar seluruh usulan pembangunan disusun secara terkonsep dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar keinginan sesaat.

“Pembangunan ini untuk lima tahun ke depan. Jadi harus ada perencanaan, ada target yang jelas. Jangan asal mengusulkan karena ada anggaran,” tegasnya.

Dengan semakin matangnya proses perencanaan dan meningkatnya partisipasi masyarakat, Pemerintah Kota Malang optimistis arah pembangunan ke depan akan lebih terukur, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan warga.


Topik

Pemerintahan bappeda kota malang kota malang wahyu hidayat dwi rahayu musrenbang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan