Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Khilaf di Siang Ramadan, Kisah Lelaki Miskin yang Mendapat Jalan Keluar dari Rasulullah SAW

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

25 - Feb - 2026, 09:20

Placeholder
Kisah seorang pria datang tergopoh-gopoh menghadap Rasulullah SAW pada siang hari Ramadan. Wajahnya pucat, suaranya gemetar menyampaikan sebuah penyesalan (ist)

JATIMTIMES - Seorang pria datang tergopoh-gopoh menghadap Rasulullah SAW pada siang hari Ramadan. Wajahnya pucat, suaranya gemetar. Dengan napas tersengal ia berseru, “Ya Rasulullah, celakalah aku.” Penyesalan yang dalam tergambar jelas dari raut mukanya. Ia mengaku telah berhubungan intim dengan istrinya saat masih menjalankan puasa.

Peristiwa itu diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim. Dikisahkan, kejadian tersebut berlangsung selepas zuhur di Madinah. Nabi Muhammad SAW ketika itu berada di sekitar Masjid Nabawi bersama para sahabat. Mendengar pengaduan tersebut, beliau bertanya dengan tenang, “Apa yang membuatmu merasa celaka?”

Baca Juga : MBG Ramadan Dikeluhkan Warga, Kreator di Inggris Ini Bandingkan dengan Standar Negara Maju

Lelaki yang hidup dalam keterbatasan ekonomi itu menunduk. “Aku telah menggauli istriku pada siang Ramadan, padahal aku sedang berpuasa,” ujarnya lirih. Ia sadar betul, perbuatannya membatalkan puasa dan termasuk pelanggaran serius pada bulan suci.

Dalam syariat Islam, hubungan suami istri pada siang hari Ramadan memang membatalkan puasa dan mewajibkan kaffarah atau tebusan yang tidak ringan. Rasulullah SAW lalu menuntunnya melalui tahapan sanksi sesuai kemampuan. “Apakah engkau mampu memerdekakan seorang budak?” tanya beliau. Pria itu menjawab tidak sanggup.

Pertanyaan berikutnya, “Mampukah engkau memberi makan 60 orang miskin?” Jawabannya tetap sama. Ketika ditanya kesanggupan berpuasa dua bulan berturut turut di luar Ramadan, ia kembali menggeleng. Tiga pilihan kaffarah telah disebutkan, namun tak satu pun mampu ia tunaikan.

Rasulullah SAW terdiam sejenak. Tak lama kemudian, datang kabar bahwa seseorang menghadiahkan sekeranjang kurma kepada beliau. Nabi pun memanggil lelaki tersebut dan bersabda, “Ambillah kurma ini dan bersedekahlah dengannya.”

Maksudnya jelas, kurma itu dapat digunakan untuk menunaikan kewajiban memberi makan fakir miskin. Namun pria itu kembali berkata jujur, “Ya Rasulullah, apakah harus kuberikan kepada orang yang lebih miskin dariku? Demi Allah, tidak ada keluarga di Madinah ini yang lebih kekurangan dibanding keluargaku.”

Mendengar itu, Rasulullah SAW tersenyum hingga tampak gigi serinya. Beliau lalu bersabda, “Kalau begitu, berikanlah kepada keluargamu.” Seketika beban di dada lelaki tersebut terasa luruh. Ia pulang dengan hati lapang, membawa kurma untuk keluarganya sekaligus membawa pelajaran berharga tentang rahmat Allah.

Baca Juga : Jangan Salah Jam! Ini Waktu Paling Aman untuk Olahraga Saat Puasa

Kisah ini menunjukkan bahwa Islam menegakkan aturan sekaligus menghadirkan kemudahan. Kaffarah atas pelanggaran puasa memiliki urutan yang harus ditempuh sesuai kemampuan. Pertama memerdekakan budak, kedua berpuasa dua bulan berturut turut, dan ketiga memberi makan 60 orang miskin dengan takaran tertentu. Pada masa kini, karena praktik perbudakan telah tiada, pilihan yang tersisa adalah puasa dua bulan berturut turut atau memberi makan 60 fakir miskin.

Alquran kemudian menegaskan ketentuan hubungan suami istri pada malam Ramadhan melalui Surah Al Baqarah ayat 187. Dalam ayat itu dijelaskan bahwa bercampur dengan pasangan diperbolehkan pada malam hari puasa hingga terbit fajar, dan umat Islam diperintahkan menyempurnakan puasa sampai malam tiba.

 


Topik

Agama kisah teladan Rasulullah SAW kaffarah puasa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri