JATIMTIMES - Nama Veda Ega Pratama mendadak jadi trending di Google, Minggu (1/3/2026). Penyebabnya tak lain karena aksi impresifnya pada seri pembuka Moto3 2026 di Thailand.
Pebalap muda asal Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, itu langsung mencuri perhatian saat menjalani debut di kelas dunia. Tampil di GP Thailand yang digelar di Chang International Circuit, Veda finis di posisi kelima, hasil yang jarang diraih pebalap debutan.
Baca Juga : Anti-Luntur! Ini Cara Pakai Lipstik supaya Tahan Lama saat Bukber
Start dari barisan tengah, rider Honda Team Asia itu tampil tanpa ragu. Dalam balapan 19 lap, ia perlahan merangsek ke grup depan. Memasuki lap keenam, Veda sudah terlibat dalam rombongan perebut podium dan bertahan dalam duel ketat hingga akhir lomba.
Ia memang belum naik podium, namun finis kelima dengan selisih 9,723 detik dari pemenang sudah cukup membuktikan kapasitasnya. Tambahan 11 poin langsung dikantongi pada balapan pertamanya di Moto3. Ia kini hanya terpaut 14 poin dari David Almansa di puncak klasemen sementara.

Veda Ega Pratama, pebalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta. (Foto: Instagram)
Lantas siapa sosok Veda Ega Pratama?Veda lahir di Wonosari pada 23 November 2008. Bakat balapnya tak datang tiba-tiba. Ia merupakan putra Sudarmono, mantan pembalap nasional yang sejak awal mengenalkannya dengan dunia balap.
Sejak usia empat tahun, Veda sudah akrab dengan lintasan. Ia rutin berlatih di Sirkuit Pasar Hewan Siyono, Wonosari, di bawah arahan sang ayah.
Kariernya dimulai dari motocross. Pada usia enam tahun, ia sempat turun di ajang motocross nasional. Namun di usia delapan tahun, Veda memutuskan beralih ke road race. Keputusan itu jadi titik balik.
Ia mulai ditempa lebih serius, berlatih di berbagai sirkuit seperti Semarang dan Boyolali. Bakatnya kemudian dilirik PT Astra Honda Motor (AHM) dan masuk program pembinaan Astra Honda Racing School (AHRS) pada 2019.
Baca Juga : Debut Veda Ega Pratama di Moto3 Langsung Tembus 5 Besar, Bikin Bangga Gunungkidul
Karier Veda menanjak cepat. Pada 2019 ia menjadi juara nasional kelas pemula. Ia juga menorehkan hasil positif di berbagai ajang seperti Honda Dream Cup dan One Prix.
Di level Asia, namanya makin diperhitungkan. Setelah finis kedelapan Asia Talent Cup 2021 (meski hanya ikut dua seri), ia meraih posisi ketiga pada 2022 dan akhirnya keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023, menjadi pebalap Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut.
Tak berhenti di situ, Veda juga bersaing di Asia Road Racing Championship (ARRC), hingga tampil di Red Bull Rookies Cup. Musim 2025 menjadi momen penting ketika ia tampil kompetitif dan membuka jalannya menuju Moto3 2026.
Deretan Prestasi Veda Ega Pratama
2016: National Motocross 50cc - Top 4
2017: National Motocross 65cc - Top 15
2018: Honda Dream Cup (Honda Sonic 150R) - Winner
2018: MotoPrix (Honda Sonic 150R) - Winner
2018: MotoPrix (MP6 Honda Blade 125) - Top 15
2019: Astra Honda Racing School (Honda NSF 100) - Juara
2019: Honda Dream Cup (Honda Sonic 150R rookie class) - Winner
2019: One Prix (Honda Sonic 150R beginner class) - Winner
2021: One Prix (Honda Supra GTR150) - Top 10
2021: Asia Talent Cup (Honda) - Peringkat 17 (hanya ikut 2 seri)
2022: Asia Talent Cup (Honda) - Peringkat 3
2023: Asia Talent Cup (Honda) - Juara
2023: Asia Road Racing Championship AP250 (Honda) - Peringkat 3
2024: Asia Road Racing Championship SS600 (Honda) - Peringkat 6
2024: Red Bull Rookies Cup (KTM) - Peringkat 8
2025: JuniorGP (Honda) - Belum terklasifikasi
2025: Red Bull Rookies Cup (KTM) - Peringkat 3 (sampai Seri Italia)
2026: posisi kelima Moto3 Thailand 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand.
