Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Kiprah Pendidikan dari Blitar Diakui ASIA, Wakil Rektor Unisba Raih Penghargaan Internasional

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Nurlayla Ratri

15 - Mar - 2026, 14:42

Placeholder
Dr. Drs. H. Supriyono, M.Ed., Wakil Rektor III Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, menerima trofi dan sertifikat Asia Impact Leaders Awards 2026 dalam seremoni penghargaan di Sheraton Surabaya Hotel & Towers. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Kiprah dunia pendidikan dari Kota Blitar kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Wakil Rektor III Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, Dr. Drs. H. Supriyono, M.Ed., menerima penghargaan Asia Impact Leaders Awards 2026 atas dedikasinya dalam pengembangan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kewirausahaan.

Penghargaan tersebut diberikan oleh World Achievement Association yang berkolaborasi dengan Majalah Penghargaan Indonesia. Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam seremoni resmi di Sheraton Surabaya Hotel & Towers pada 31 Januari 2026.

Baca Juga : Liburan ke Timur Tengah Batal? Ini 6 Destinasi Alternatif yang Tak Kalah Menarik

Penghargaan ini menjadi salah satu capaian penting bagi Unisba pada awal 2026. Sebelumnya, perguruan tinggi yang mengusung konsep The Entrepreneurial University tersebut juga mencatatkan tonggak sejarah dengan pengukuhan profesor pertama, yakni Suyitno, pada 24 Januari 2026.

Pengakuan atas Dedikasi Pendidikan

Penghargaan yang diterima Supriyono diberikan atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, penguatan kewirausahaan mahasiswa serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta kolaborasi pendidikan lintas negara.

Karier Supriyono di dunia pendidikan telah dimulai sejak awal 1980-an. Ia memulai pengabdiannya sebagai guru madrasah dan SMP di Blitar pada periode 1983–1985. Pengalaman internasionalnya dimulai ketika ia menjadi asisten guru ilmu sosial di Dryden High School di Kanada pada 1986.

Setahun kemudian, ia menjadi sukarelawan pengajar di sekolah dasar di wilayah Pagar Alam, Sumatera Selatan. Dedikasinya di bidang akademik berlanjut ketika ia menjadi asisten dosen sekaligus pembina organisasi kemahasiswaan di STKIP PGRI Blitar pada akhir 1980-an.

Pada awal 1990-an, Supriyono dipercaya sebagai dosen Pendidikan Bahasa Inggris sekaligus menjabat Kepala Subbagian Kemahasiswaan bidang minat dan bakat serta Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Pengalaman internasionalnya semakin luas ketika pada 1995–1996 ia melakukan riset dan pengajaran bahasa Indonesia di sejumlah sekolah dasar di Victoria, Australia. Ia juga mengajar di La Trobe Language Center serta menjadi pengajar Bahasa Indonesia di Ivanhoe Grammar School.

Selain itu, ia aktif dalam organisasi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia serta terlibat sebagai editor majalah komunitas Indonesia di Melbourne dan menjadi tamu di Radio SBS Melbourne.

Pengalaman Global dan Kepemimpinan Pendidikan

Pengalaman profesionalnya semakin berkembang ketika bergabung dengan Freeport Indonesia pada periode 1997–2011. Di perusahaan tersebut ia memegang berbagai posisi strategis di bidang pendidikan, pelatihan sumber daya manusia, dan pengembangan kepemimpinan.

Ia pernah menjabat sebagai trainer literacy and language program, supervisor language training, koordinator program pengembangan manajemen, hingga superintendent program kepemimpinan dan pendidikan. Pada masa itu pula ia menjadi Ketua Yayasan Pendidikan Jaya Wijaya serta memimpin Tomawin Dormitory di lingkungan pendidikan Freeport.

Sejak 2012, Supriyono bergabung dengan Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar sebagai dosen dan turut merancang transformasi kampus menuju universitas berbasis kewirausahaan.

Di Unisba, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan serta Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Sistem Informasi. Saat ini ia menjabat Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, Kewirausahaan, dan Pengembangan Nilai-Nilai Islami.

Selain aktif di dunia akademik, Supriyono juga dikenal aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM. Ia mendirikan lembaga pelatihan dengan program andalan G*GOLD Way yang telah melatih lebih dari 28 ribu peserta dari berbagai kota di Indonesia.

Baca Juga : Akademi Kebidanan Bangka Belitung Siapkan Generasi Bidan Profesional untuk Pelayanan Kesehatan Komunitas

Program tersebut berfokus pada pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi mahasiswa, masyarakat, dan pelaku usaha kecil.

Pak Pri

Inspirasi Kepemimpinan bagi Generasi Muda

Dalam pidato penerimaan penghargaan, Supriyono menyampaikan rasa syukur atas pengakuan internasional tersebut. Ia menilai penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya berterima kasih atas penghargaan ini. Saya berdiri di sini dengan penuh syukur karena diberi kesempatan menjadi seorang pendidik yang menumbuhkembangkan sumber daya manusia melalui kepemimpinan yang transformasional, filantropis, profetik, entrepreneurial, versetalist, dan inovatif,” ujar Supriyono.

Ia mengatakan pengalaman mengabdi di berbagai wilayah, mulai dari Indonesia, Kanada, Australia, Papua, Malaysia, Thailand, hingga India, memberikan pemahaman bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya berbicara tentang jabatan.

“Kepemimpinan sejati bukan hanya tentang jabatan, melainkan tentang memberi cahaya, membuka peluang, dan menginspirasi generasi muda agar mampu bertindak dengan kearifan lokal namun memiliki wawasan global,” katanya.

Menurut Supriyono, penghargaan tersebut dipersembahkan bagi komunitas pendidikan, mahasiswa, pesantren, para tenaga pendidik, serta pelaku UMKM yang selama ini terlibat dalam berbagai program pemberdayaan.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk mahasiswa, komunitas pendidikan, para pegiat UMKM, serta para filantropis yang selama ini bersama-sama membangun ekosistem pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman kepemimpinan transformasional yang dibangun bersama berbagai mitra pendidikan dapat memberi inspirasi bagi pengembangan pendidikan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di tingkat global.

Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Unisba Blitar sebagai salah satu perguruan tinggi daerah yang terus mendorong inovasi pendidikan, penguatan kewirausahaan mahasiswa, serta kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Melalui berbagai program pengembangan akademik, kolaborasi internasional, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Unisba Blitar berharap mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, adaptif, dan siap menjadi bagian dari solusi bagi pembangunan bangsa di masa depan.


Topik

Pendidikan Unisba Blitar Universitas Islam Balitar penghargaan internasional



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan