Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Masjid di Jember Meledak Saat Digunakan Taraweh, 1 Jamaah Dilarikan ke UGD

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : A Yahya

17 - Mar - 2026, 11:21

Placeholder
Petugas saat olah tkp

JATIMTIMES - Peristiwa ledakan diduga Bom terjadi di sebuah masjid di Kabupaten Jember, saat kondisi masjid dipenuhi jemaah yang sedang khusyuk melaksanakan ibadah Sholat Tarawih.

Peristiwa ledakan ini terjadi di Masjid Raya Pesona, Komplek Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. 

Baca Juga : Panduan Lengkap Salat Idulfitri 2026: Niat, Bacaan, Tata Cara hingga Doa

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, suara ledakan terdengar sangat keras hingga mengejutkan jemaah yang berada di dalam maupun di luar masjid. Beberapa jemaah sempat berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri karena khawatir terjadi ledakan susulan.

Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, mengatakan ia sedang tidak berada di lokasi saat kejadian tersebut. Informasi yang diterimanya berasal dari kesaksian para jemaah yang sedang melaksanakan salat tarawih.

“Terus terang saya sendiri pas kejadian tidak ada di sini. Jadi hanya dari kesaksian para jemaah, informasi itu dari jemaah-jemaah yang sedang melaksanakan salat saat itu,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan usai kejadian.

Menurut Fadil, ledakan terjadi saat salat Tarawih sudah berlangsung beberapa rakaat. Bahkan jam dinding di masjid berhenti tepat pada saat kejadian karena terdampak ledakan tersebut.

“Untuk kejadiannya tadi sekitar pukul setengah delapan. Jam itu mati karena ledakan, jadi berhenti itu, jadi pas itu menunjukkan waktu yang akurat. Kejadiannya kira-kira saat rakaat ke-14,” jelasnya.

Lokasi ledakan disebut berada di area dekat tempat wudhu laki-laki. Suara dentuman bahkan terdengar hingga ke permukiman di sekitar kompleks perumahan.

“Ledakannya tadi bahkan sampai kampung sebelah sana kedengaran katanya. Di jalan depan juga kedengaran,” kata Fadil.

Akibat ledakan tersebut, beberapa bagian bangunan masjid mengalami kerusakan. Di antaranya plafon yang rusak, etalase buku yang hancur, serta bagian roster di area sekitar sumber ledakan. Dugaan sementara, sumber ledakan berasal dari sebuah lemari yang berada di ruangan dekat tempat wudhu laki-laki.

“Kerusakannya tadi di plafon, etalase buku-buku, termasuk juga roster, termasuk sumber ledakannya itu yang diduga dari lemari. Memang di lokasi kejadian ada lemari yang terlantar, artinya tidak bisa dipakai,” ulas Fadil.

Ia menambahkan bahwa selama ini lemari tersebut tidak digunakan dan ruangan di sekitarnya juga tidak dimanfaatkan untuk aktivitas masjid.

“Isinya apa itu yang kami kurang paham. Selama ini memang tidak ada pemanfaatan ruangannya. Lemari juga tidak kami gunakan,” tambahnya.

Parahnya, seorang jemaah dilaporkan mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya suara ledakan dan sempat mendapatkan perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD).

“Saya dengar ada korban, tapi karena terdampak suara ledakan. Ini sementara orangnya masih di UGD, kena gangguan pendengaran. Info sementara satu orang,” ujarnya.

Baca Juga : 9 Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri, Ada Anjuran Makan Sebelum Salat Id

Masjid Raya Pesona sendiri selama bulan Ramadan diketahui aktif digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari buka puasa bersama, salat Tarawih, hingga sahur bersama yang berlangsung hampir sepanjang malam.

“Masjid ini digunakan untuk berbagai macam kegiatan. Ada buka bersama, sahur bersama. Tadi saat kejadian memang sedang dilaksanakan salat Tarawih,” kata Fadil.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Jember langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan awal. Area sekitar lokasi ledakan pun dipasangi garis polisi dan disterilkan demi keamanan. Tampak juga Tim Inavis dari Satreskrim Polres Jember berada di lokasi kejadian untuk dilakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.

“Kita mendapatkan informasi terkait adanya ledakan di Masjid Raya Pesona. Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan dan posisi saat ini kita lakukan status quo, perimeter, dan menghimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke posisi yang ada ledakan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, proses sterilisasi lebih lanjut akan dilakukan dengan melibatkan tim penjinak bom.

“Kita akan melakukan sterilisasi besok, kemungkinan siang hari kita berkoordinasi dengan Tim Jibom (Jinak Bom),” katanya.

Angga menegaskan hingga saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti ledakan karena masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan.

“Untuk sementara kita belum bisa menyimpulkan karena masih awal, belum kita melakukan olah TKP lanjutan,” ujarnya.

Dari hasil pengamatan awal, polisi melihat adanya papan besi yang diduga menjadi bagian dari sumber ledakan di area dekat tempat wudhu laki-laki. Ledakan juga menyebabkan sebagian atap bangunan mengalami kerusakan.


“Untuk kerusakan seperti teman-teman bisa lihat, itu ada atap yang hancur dan papan besi berada di area dekat tempat wudhu laki-laki. Untuk sementara waktu, kegiatan ibadah di Masjid Raya Pesona dihentikan guna menjaga keselamatan jemaah hingga proses penyelidikan dan sterilisasi lokasi selesai dilakukan," lengkap AKP Angga Riatma Kasat Reskrim Polres Jember. (*)


Topik

Peristiwa Jember masjid raya pesona masjid meledak



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

A Yahya