Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Kenali Perbedaan Magnitudo dan Intensitas Gempa serta Dampaknya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

02 - Apr - 2026, 19:34

Placeholder
Ilustrasi gempa. (Foto dari Pixabay)

JATIMTIMES - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara menjadi pengingat penting bahwa Indonesia berada di kawasan rawan gempa. Dalam peristiwa ini, kekuatan gempa tidak hanya diukur dari magnitudo, tetapi juga dari intensitas yang dirasakan masyarakat di permukaan.

Banyak orang masih menganggap magnitudo sebagai satu-satunya ukuran kekuatan gempa. Padahal, ada faktor lain yang tak kalah penting, yaitu intensitas gempa yang menggambarkan dampak nyata di lapangan.

Baca Juga : Harga PS5 April 2026 Naik, Ini Daftar Harga Terbarunya

Perbedaan Magnitudo dan Intensitas Gempa

Magnitudo adalah ukuran energi yang dilepaskan dari sumber gempa. Skala ini biasanya dinyatakan dalam Skala Richter dan nilainya sama untuk satu peristiwa gempa, di mana pun dirasakan.

Sementara itu, intensitas gempa menggambarkan seberapa kuat guncangan dirasakan di suatu lokasi tertentu. Skala yang digunakan adalah Modified Mercalli Intensity (MMI) dengan rentang dari I hingga XII. Artinya, satu gempa bisa memiliki tingkat intensitas berbeda di tiap daerah.

Berdasarkan unggahan akun X @InfoBMKG, gempa di Sulut-Malut memiliki intensitas berkisar antara III hingga VI MMI, yang berarti dampaknya bervariasi dari getaran ringan hingga kerusakan ringan.

Ciri-Ciri Gempa Berdasarkan Skala Intensitas MMI

Mengacu pada Buku Saku Mengenal Gempa Bumi & Tsunami yang diterbitkan BMKG, berikut penjelasan ciri-ciri gempa berdasarkan skala intensitasnya:

I MMI

Getaran tidak terasa, kecuali dalam kondisi tertentu oleh segelintir orang.

II MMI

Getaran mulai dirasakan oleh beberapa orang. Benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

III MMI

Getaran terasa jelas di dalam rumah. Sensasinya seperti ada kendaraan berat yang melintas.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan banyak orang di dalam rumah, dan sebagian orang di luar ruangan. Jendela dan pintu mulai berderit, dinding berbunyi, dan benda rapuh bisa pecah.

V MMI

Hampir semua orang merasakan getaran. Banyak yang terbangun dari tidur. Barang-barang bisa jatuh atau terpelanting, dan benda besar tampak bergoyang.

VI MMI

Semua orang merasakan gempa dan panik keluar rumah. Plester dinding mulai runtuh, dan terjadi kerusakan ringan pada bangunan.

VII MMI

Kerusakan ringan terjadi pada bangunan yang kuat. Bangunan dengan konstruksi lemah bisa retak bahkan roboh. Getaran juga terasa oleh pengendara kendaraan.

Baca Juga : Gempa Sulawesi Utara M 7,6 Picu Tsunami di 5 Wilayah, Manado Telan Korban Jiwa

VIII MMI

Kerusakan semakin jelas. Bangunan kuat mengalami kerusakan ringan, sementara bangunan lemah mengalami kerusakan berat. Dinding bisa terlepas, cerobong roboh, dan air menjadi keruh.

IX MMI

Bangunan kuat mulai rusak serius, rangka rumah menjadi tidak lurus. Rumah bisa bergeser dari fondasinya dan pipa-pipa putus.

X MMI

Bangunan kayu rusak berat, tanah bisa terbelah, rel melengkung, dan longsor terjadi di daerah curam.

XI MMI

Sebagian besar bangunan runtuh. Jembatan rusak, tanah terbelah luas, dan infrastruktur bawah tanah tidak dapat digunakan.

XII MMI

Kerusakan total. Tanah tampak bergelombang, benda-benda terlempar ke udara, dan lanskap berubah drastis.

Memahami skala intensitas gempa sangat penting agar masyarakat bisa memperkirakan dampak yang mungkin terjadi di wilayahnya. Meski magnitudo besar, dampak yang dirasakan bisa berbeda tergantung jarak dari pusat gempa, kondisi tanah, hingga kualitas bangunan.

Gempa Sulut-Malut dengan intensitas III-VI MMI menunjukkan bahwa sebagian wilayah hanya merasakan getaran ringan, sementara daerah lain mengalami kerusakan ringan yang perlu diwaspadai.

Sebagai negara yang berada di Cincin Api Pasifik, kesiapsiagaan terhadap gempa menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Mengenali tanda-tanda dan skala dampaknya bisa membantu masyarakat mengambil langkah cepat dan tepat saat bencana terjadi.


Topik

Peristiwa Gempa Bumi Malut Magnitudo Intensitas Gempa Dampak Gempa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni