Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Kalender Jawa Weton Rabu Legi 3 Juni 2026: Boros dan Gampang Terpancing Emosi 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

03 - Jun - 2026, 08:08

Placeholder
Ilustrasi boros. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Rabu (3 Juni 2026) bertepatan dengan pasaran Legi dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 17 Besar 1959 Tahun Dal atau bertepatan dengan 17 Zulhijah 1447 Hijriah. Hari ini juga berada dalam Wuku Julungwangi dengan weton Rabu Legi yang memiliki jumlah neptu 12, hasil dari Rabu bernilai 7 dan Legi bernilai 5.

Dalam tradisi Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, jodoh hingga perjalanan hidup seseorang. Karena itu, perhitungan weton masih sering dijadikan pedoman untuk menentukan hari baik maupun memahami karakter berdasarkan hari kelahiran.

Baca Juga : Okupansi Hotel Kota Malang saat Idul Adha Hanya 60 Persen, Long Weekend Akhir Mei Tembus 90 Persen

Orang yang lahir pada weton Rabu Legi dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Sifat suka menolong dan pekerja keras menjadi ciri yang cukup menonjol. Selain itu, weton ini juga dipercaya memiliki aliran rezeki yang cukup lancar sepanjang hidupnya.

Meski demikian, ada beberapa sisi yang perlu diperhatikan. Pemilik weton Rabu Legi kerap terlalu baik sehingga tidak jarang dimanfaatkan oleh orang lain. Selain itu, sifat boros dan mudah terpancing emosi juga menjadi tantangan yang perlu dikendalikan.

Menurut primbon Jawa, Pangarasan weton Rabu Legi adalah Aras Kembang, yang berarti gampang tampa sihing panggedhe atau mudah mendapatkan kasih sayang dari atasan maupun orang yang memiliki pengaruh.

Karakter yang halus, ramah, dan mudah memikat simpati membuat weton ini sering memperoleh kepercayaan dari lingkungan sekitar. Tidak mengherankan jika dalam dunia kerja maupun organisasi, sosok Rabu Legi sering mendapatkan perhatian khusus dari pimpinan.

Sementara itu, Pancasuda weton Rabu Legi adalah Sumur Sinaba. Maknanya adalah seseorang yang kaya pengetahuan, luas wawasannya, dan kerap menjadi tempat bertanya. Kemampuan memberikan petuah maupun nasihat membuat keberadaannya dihargai banyak orang.

Hari ini berada dalam naungan Wuku Julungwangi yang dilambangkan oleh Bathara Sambu. Dalam primbon Jawa, wuku ini dikenal gampang tenar dan pintar memperngaruhi.

Segala sesuatu yang dilakukan weton ini cenderung mudah dikenal banyak orang. Kebaikan yang dilakukan cepat mendapat apresiasi, tetapi kesalahan kecil pun bisa segera menjadi perhatian.

Simbol air di tempayan yang berada di depan menggambarkan sifat rela berkorban dan suka membantu. Namun kebaikan yang diberikan biasanya ditunjukkan secara bertahap, tidak sekaligus.

Wuku ini juga dilambangkan dengan pohon cemara. Simbol tersebut menggambarkan pribadi yang pandai berbicara dan mampu memengaruhi orang lain melalui perkataannya. Ucapannya dipercaya banyak orang, meski terkadang ketegasan dalam berbicara dapat membuat lawan bicara merasa segan.

Umbul-umbul yang berada di depan melambangkan datangnya keberuntungan. Pemilik wuku ini dipercaya akan memperoleh perhatian, dukungan, dan kasih sayang dari Tuhan maupun atasan.

Selain itu terdapat simbol bunga yang menunjukkan kemampuan berkomunikasi yang baik. Sosok yang berada dalam pengaruh Wuku Julungwangi dikenal pandai berbicara dan mampu menarik perhatian orang lain.

Baca Juga : Pemkab Malang Perkuat Sinergi dengan Universitas Nasional Jakarta, Wujudkan Pembangunan Desa Berkelanjutan

Gambaran banteng lumpuh dalam wuku ini menunjukkan karakter yang tetap tegar meski sedang menghadapi kesulitan. Saat mengalami cobaan, weton ini mampu bertahan dan bangkit kembali. 

Primbon juga menyebutkan bahwa bahaya dalam Wuku Julungwangi berasal dari harimau. Kala berada di arah Barat Daya. Karena itu, selama tujuh hari pada wuku ini disarankan menghindari perjalanan penting ke arah tersebut.

Khusus pada Rabu Legi di Wuku Julungwangi, hari ini dianggap baik untuk menanam tanaman buah seperti pisang, mangga, nangka dan sejenisnya. Selain itu, hari ini juga dipercaya baik untuk boyongan atau pindah tempat tinggal.

Karakter yang bertanggung jawab, suka menolong dan memiliki kemampuan mengayomi membuat weton Rabu Legi cocok menekuni sejumlah profesi tertentu. Bidang pendidikan menjadi salah satu yang paling sesuai. Karier sebagai guru, dosen maupun pengajar dinilai mampu memaksimalkan kemampuan membimbing dan memberikan arahan kepada orang lain.

Selain itu, profesi sebagai pegawai negeri atau abdi negara juga cukup ideal. Ketaatan terhadap aturan serta jiwa kepemimpinan yang dimiliki menjadi modal penting dalam bidang tersebut.

Dunia usaha juga terbuka lebar bagi pemilik weton ini. Weton ini dikenal mampu mengelola pekerjaan dan mengambil keputusan membuat peluang sukses sebagai pengusaha atau pedagang cukup besar.

Di sisi lain, pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan sosial, konseling, maupun pendampingan masyarakat juga cocok karena didukung rasa empati yang tinggi.

Dalam perhitungan primbon Jawa, weton Rabu Legi yang memiliki neptu 12 dinilai paling serasi dengan pasangan yang mempunyai jumlah neptu 7, 12, atau 17. Kelompok neptu 7 diwakili oleh Selasa Wage. Sementara neptu 12 meliputi Rabu Legi, Senin Kliwon, Selasa Pon, dan Kamis Wage. Adapun neptu 17 diwakili oleh Kamis Pahing dan Sabtu Kliwon.


Topik

Serba Serbi legi rabu legi weton primbon primbon jawa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi