Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Lingkungan

Hari Laut Sedunia 2026 Mengusung Tema Reimagine, Ini Makna dan Pesan Penting di Baliknya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

07 - Jun - 2026, 17:37

Placeholder
Ilustrasi laut. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Setiap tanggal 8 Juni, dunia memperingati Hari Laut Sedunia atau World Oceans Day. Peringatan yang digagas oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang pentingnya menjaga kelestarian laut sebagai penopang kehidupan di Bumi.

Pada tahun 2026, Hari Laut Sedunia mengusung tema "Reimagine" atau "Membayangkan Kembali". Tema ini mengajak masyarakat dunia untuk mengubah cara pandang terhadap lautan, bukan sekadar sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan, tetapi sebagai ekosistem yang harus dijaga dan dipulihkan demi keberlangsungan generasi mendatang.

Baca Juga : Head to Head Indonesia U-19 vs Vietnam U-19: Garuda Muda Wajib Menang demi Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Sejarah Hari Laut Sedunia

Mengutip situs resmi PBB, gagasan Hari Laut Sedunia pertama kali muncul dalam Konferensi Tingkat Tinggi Bumi (Earth Summit) di Rio de Janeiro, Brasil, pada tahun 1992. Tujuannya adalah untuk merayakan lautan yang menjadi milik bersama umat manusia sekaligus meningkatkan kesadaran akan peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian, melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 63/111 yang disahkan pada 5 Desember 2008, tanggal 8 Juni resmi ditetapkan sebagai Hari Laut Sedunia.

PBB menjelaskan bahwa lautan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan kehidupan di planet ini. Laut mengatur iklim global, menghasilkan oksigen, menyediakan sumber pangan, serta menjadi jalur utama perdagangan dan transportasi internasional.

Air hujan yang turun ke bumi, udara yang dihirup manusia, hingga sebagian besar makanan yang dikonsumsi masyarakat dunia memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan ekosistem laut.

Ancaman yang Dihadapi Lautan Dunia

Meski memiliki peran yang sangat penting, kondisi lautan saat ini menghadapi berbagai tantangan serius. Pencemaran laut, pengasaman air laut akibat perubahan iklim, serta praktik penangkapan ikan berlebihan terus mengancam keberlanjutan ekosistem laut.

Penurunan kualitas perairan pesisir juga berdampak langsung terhadap keanekaragaman hayati dan mata pencaharian masyarakat pesisir, terutama nelayan skala kecil yang bergantung pada sumber daya laut.

Karena itu, PBB mendorong pengelolaan kawasan konservasi laut yang lebih efektif, pengurangan polusi, serta penerapan kebijakan yang mampu melindungi sumber daya kelautan dari eksploitasi berlebihan.

Tema Hari Laut Sedunia 2026: Reimagine

Peringatan Hari Laut Sedunia 2026 diselenggarakan oleh Divisi Urusan Kelautan dan Hukum Laut PBB bekerja sama dengan organisasi nirlaba Oceanic Global.

Baca Juga : Januari- April 2026, Transaksi Digital di Wilayah BI Malang Tembus 99 Juta Nilainya Rp 7,5 Triliun

Melalui tema "Reimagine", masyarakat dunia diajak untuk membangun hubungan baru yang lebih harmonis dengan lautan. Tema ini lahir dari kesadaran bahwa selama ini manusia sering memandang laut sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari, padahal keberadaannya sangat dekat dengan aktivitas manusia.

Lautan menutupi lebih dari 70 persen permukaan Bumi dan menghasilkan sedikitnya 50 persen oksigen yang ada di planet ini. Selain itu, laut juga menjadi rumah bagi sebagian besar keanekaragaman hayati dunia dan sumber protein utama bagi lebih dari satu miliar penduduk bumi.

Tak hanya itu, sektor kelautan juga memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian global. Diperkirakan sekitar 40 juta orang akan bekerja di industri berbasis kelautan pada tahun 2030.

Namun di balik manfaat tersebut, kondisi laut terus mengalami tekanan. PBB mencatat sekitar 90 persen populasi ikan berukuran besar telah menurun drastis, sementara sekitar 50 persen terumbu karang dunia mengalami kerusakan.

Melalui tema "Reimagine", dunia diajak untuk tidak lagi hanya mengambil manfaat dari laut, tetapi juga berperan aktif dalam memulihkan kesehatannya. Upaya sederhana seperti mengurangi sampah plastik, mendukung praktik perikanan berkelanjutan, dan menjaga ekosistem pesisir dapat menjadi langkah nyata untuk melindungi lautan.

Hari Laut Sedunia 2026 menjadi pengingat bahwa masa depan manusia tidak dapat dipisahkan dari masa depan lautan. Semakin baik laut dijaga hari ini, semakin besar pula peluang generasi mendatang menikmati manfaatnya di masa depan.


Topik

Lingkungan Hari Laut Sedunia World Oceans Day reimagine



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni