Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Gotong Royong Bangun Pendidikan, Wali Kota Blitar Resmikan Renovasi TK dan TPQ Hasil Sinergi LAZISNU–Indomaret

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Dede Nana

14 - Jun - 2026, 13:35

Placeholder
Peresmian bantuan renovasi ruang belajar di TK Al Hidayah Karangsari, Sabtu (13/6/2026). Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin bersama LAZISNU dan Indomaret meresmikan pemanfaatan gedung yang telah direnovasi sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan dan membangun generasi Kota Blitar yang unggul, sehat, cerdas, dan berdaya.(Foto: Diskominfotik Kota Blitar)

JATIMTIMES – Komitmen membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan kembali diperkuat di Kota Blitar. Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin meresmikan pemanfaatan bantuan renovasi ruang belajar di TK Al Hidayah Karangsari dan TPQ Taam Al Ikhlas Bendogerit, Sabtu (13/6/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara LAZISNU PBNU dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melalui Program Keluarga Unggul, Sehat, Cerdas, dan Berdaya.

Peresmian dilakukan dalam dua agenda terpisah. Pada siang hari, Wali Kota meresmikan renovasi bangunan di TK Al Hidayah Karangsari. Sementara malam harinya, peresmian dilanjutkan di TPQ Taam Al Ikhlas Bendogerit. Selain dua lembaga tersebut, program bantuan juga menyasar MTs Nurul Huda Ngadirejo sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan dasar dan pendidikan keagamaan.

Baca Juga : Pasca-Insiden Margorejo, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Proyek Menyeluruh

Sinergi Pendidikan dan Gotong Royong untuk Masa Depan Generasi

Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar menyampaikan apresiasi kepada LAZISNU PBNU, LAZISNU Jawa Timur, PCNU Kota Blitar, Muslimat NU, serta PT Indomarco Prismatama yang telah berkolaborasi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Blitar, saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada LAZISNU dan PT Indomarco Prismatama. Kolaborasi yang diwujudkan melalui program ini menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan tidak bisa bertumpu pada pemerintah saja,” ujar Syauqul Muhibbin.

Menurut wali kota yang akrab disapa Mas Ibin tersebut, sinergi antara lembaga filantropi, dunia usaha, dan masyarakat merupakan cerminan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

“Sinergi antara LAZISNU dan Indomaret yang kita saksikan hari ini menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan besar dalam membangun masyarakat. Ketika berbagai pihak bergerak bersama, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Mas Ibin menegaskan bahwa bantuan renovasi ruang belajar tidak semata-mata menghadirkan bangunan yang lebih baik secara fisik. Lebih dari itu, renovasi tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Kota Blitar.

“Bantuan renovasi ruang belajar ini bukan sekadar memperbaiki dinding yang retak atau atap yang bocor. Lebih dari itu, bantuan ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita, investasi untuk membangun peradaban yang lebih cerdas dan berkarakter di Kota Blitar,” tegasnya.

Ia menjelaskan, lembaga pendidikan yang menerima manfaat memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi penerus. Di TK Al Hidayah dan TPQ Taam Al Ikhlas, nilai-nilai dasar keimanan, akhlak, dan karakter ditanamkan sejak usia dini. Sementara di MTs Nurul Huda, para siswa dipersiapkan menghadapi masa remaja dengan bekal ilmu pengetahuan dan akhlak yang kuat.

“Ketiga lembaga ini memiliki peran vital. Di TK Al Hidayah dan TPQ Al Ikhlas, karakter serta fondasi keimanan anak-anak dibentuk sejak dini. Sedangkan di MTs Nurul Huda, mereka ditempa untuk siap menghadapi dunia remaja dengan ilmu pengetahuan dan akhlak yang kokoh. Inilah investasi terbaik untuk masa depan Kota Blitar,” ujarnya.

Mas Ibin optimistis kehadiran ruang belajar yang lebih layak akan meningkatkan kualitas proses pendidikan. Lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman diyakini mampu menumbuhkan motivasi belajar peserta didik sekaligus meningkatkan semangat para tenaga pendidik.

“Dengan ruang belajar yang sekarang jauh lebih bersih, aman, sehat, dan nyaman, saya meyakini semangat belajar anak-anak kita akan berlipat ganda. Para guru pun akan semakin termotivasi dalam mentransfer ilmu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga menitipkan pesan kepada pengelola lembaga penerima bantuan agar menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan secara maksimal.

Baca Juga : Bupati Sanusi Apresiasi Jauhar Muharram Singhasari yang Kolaborasikan Penguatan Spiritual dan Pemberdayaan Ekonomi 

“Rawatlah bangunan ini dengan baik. Jadikan ruang belajar yang telah direnovasi ini sebagai amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Maksimalkan fungsinya untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan,” pesannya.

Ibin

Tak Hanya Renovasi, Program Juga Perkuat Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Sementara itu, Sekretaris LAZISNU PBNU, H. Moesava, mengatakan bantuan renovasi ruang belajar merupakan bagian dari komitmen LAZISNU dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Keluarga Unggul.

Menurutnya, program tersebut dirancang tidak hanya untuk membantu masyarakat secara sosial, tetapi juga memperkuat pendidikan dan pemberdayaan ekonomi keluarga agar manfaatnya berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa pendidikan adalah jalan utama membangun masa depan bangsa. Melalui kolaborasi bersama Indomaret dan berbagai mitra, kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Moesava.

Ia menjelaskan, program ini didukung oleh dana donasi pelanggan Indomaret yang dihimpun melalui gerai-gerai ritel dan dikelola LAZISNU untuk disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program pendidikan dan pemberdayaan.

“Program ini tidak hanya fokus pada bantuan sosial, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami ingin memastikan bantuan yang disalurkan memberikan dampak berkelanjutan,” katanya.

Selain renovasi ruang belajar di tiga lembaga pendidikan, dalam kegiatan tersebut juga disalurkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Program itu meliputi bantuan pengembangan UMKM, insentif bagi 30 guru honorer dan ustaz, pelatihan pengembangan usaha, serta bantuan rombong usaha bagi masyarakat.

Program ini menjadi wujud kolaborasi LAZISNU dan Indomaret dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kota Blitar menilai langkah tersebut sejalan dengan upaya mencetak generasi yang unggul, sehat, cerdas, dan berdaya saing melalui ruang belajar yang lebih layak dan program pemberdayaan yang berkelanjutan.


Topik

Pemerintahan wali kota blitar pendidikan pemkot blitar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan