Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Soroti Minimnya PJU Jembatan Suramadu, Nur Faizin DPRD Jatim Desak BBPJN Berbenah

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Jul - 2026, 16:22

Placeholder
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Nur Faizin.

JATIMTIMES – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Nur Faizin, mendesak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali untuk segera membenahi fasilitas keselamatan di Jembatan Suramadu. Desakan ini mencuat menyusul maraknya insiden kecelakaan lalu lintas yang terus berulang di jalur penghubung Pulau Jawa dan Madura tersebut.

Politisi muda asal Madura ini menegaskan bahwa kebijakan pembebasan tarif tol Suramadu yang berlaku sejak 2018 sama sekali tidak boleh dijadikan alasan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menurunkan standar pemeliharaan dan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga : SiLPA Ratusan Miliar Belum Tuntas, Pemkot Malang Berdalih Imbas Perubahan Regulasi

"Suramadu memang sudah gratis. Tapi jangan sampai karena alasan sudah gratis, kualitas fasilitas dan standar keselamatannya justru ikut berkurang," sentil Nur Faizin, dikonfirmasi Rabu (8/7/2026).

Nur Faizin mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan lapangan, minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) dan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jembatan terpanjang di Indonesia itu menjadi pemicu utama tingginya risiko kecelakaan, khususnya pada malam hari. Kondisi ini juga telah menjadi atensi serius di internal legislatif, terutama Komisi D DPRD Jatim.

“Yang saya lihat, penerangannya masih menjadi persoalan. Rambu-rambu lalu lintas juga masih sangat minim. Teman-teman Komisi D DPRD Jatim juga sudah memberikan atensi agar fasilitas di kawasan Suramadu segera diperbaiki. Jangan sampai kecelakaan terus berulang karena minimnya penerangan dan rambu-rambu,” paparnya.

Aspek keselamatan di Suramadu menjadi perhatian yang sangat personal bagi Nur Faizin. Ia membeberkan bahwa kedua orang tuanya baru saja menjadi korban selamat dalam insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus pariwisata di atas Jembatan Suramadu beberapa waktu lalu.

“Kebetulan bapak dan ibu saya berada di rombongan bus pariwisata itu. Alhamdulillah keduanya selamat, hanya mengalami sedikit trauma,” ungkapnya.

Baca Juga : Miliki Aset di Atas 40 Triliun, Bank Jatim Pertahankan Bisnis Award 2026 Kategori BPD

Berdasarkan informasi pihak keluarga, kecelakaan beruntun tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian pengemudi bus yang mengalami microsleep (tertidur sesaat). Sopir bus dilaporkan tetap memaksakan diri berkendara meski sempat oleng dan hampir memicu tabrakan sejak melintasi wilayah Pasuruan.

Berkaca dari insiden yang menimpa keluarganya, Nur Faizin mengingatkan para sopir angkutan umum dan armada pariwisata agar selalu menempatkan nyawa penumpang sebagai prioritas di atas segalanya. Ia meminta awak armada tidak ragu mengambil jeda istirahat jika kondisi fisik sudah lelah atau mengantuk.

“Kami mengimbau kepada para sopir, kalau mengangkut penumpang dan merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu. Jangan dipaksakan karena keselamatan penumpang harus menjadi prioritas,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan PJU Jembatan Suramadu Nur Faizin DPRD Jatim BBPJN



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan