Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

YouTube Bakal Hitung View Sejak Video Diputar Mulai 24 Agustus, Ini Aturannya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

18 - Aug - 2026, 12:31

Placeholder
Ilustrasi YouTube. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - YouTube bakal mengubah sistem penghitungan jumlah penayangan atau view video. Mulai Senin, 24 Agustus 2026, penayangan akan langsung tercatat ketika sebuah video mulai diputar.

Artinya, penonton tidak perlu menyaksikan video selama durasi tertentu terlebih dahulu agar aktivitas tersebut masuk dalam hitungan view. Perubahan ini berlaku untuk video berdurasi panjang maupun siaran langsung (live streaming). Khusus siaran langsung, penayangan akan tercatat ketika pengguna masuk ke dalam siaran tersebut.

Baca Juga : Gempa Susulan di NTT Tembus 2.119 Kali, BMKG Ungkap Kekuatan Terbesarnya

Dengan mekanisme baru ini, jumlah view yang terlihat secara publik pada sejumlah video YouTube berpotensi mengalami peningkatan. Sebab, video yang baru diputar sesaat sebelum penonton beralih ke konten lain tetap dapat menyumbang angka penayangan.

YouTube menjelaskan perubahan ini dilakukan karena selama ini terdapat sejumlah sistem berbeda dalam menghitung view berdasarkan format konten. Kondisi tersebut dinilai membuat sebagian kreator kesulitan memahami metrik penayangan secara konsisten.

"Kami mendengar bahwa kreator ingin menghilangkan kebingungan metrik ini dan memahami exposure mereka secara akurat, itulah sebabnya kami melakukan pembaruan ini," kata YouTube, sebagaimana dilansir TechCrunch, Selasa (18/8/2026).

Sistem baru ini sebenarnya bukan sepenuhnya hal baru bagi YouTube. Platform tersebut telah menerapkannya pada konten Shorts sejak 2025.

Pada Shorts, setiap kali video mulai diputar atau diputar kembali, aktivitas tersebut sudah masuk dalam penghitungan view. Mekanisme serupa juga diterapkan oleh platform lain seperti TikTok dan Instagram Reels.

Dengan diterapkannya sistem tersebut pada video panjang dan live, angka penayangan publik kemungkinan akan lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, kreator tidak kehilangan indikator untuk mengetahui apakah penonton benar-benar tertarik dengan kontennya.

YouTube tetap menyediakan metrik "Engaged views" di YouTube Analytics. Metrik tersebut memungkinkan kreator melihat jumlah penayangan yang menunjukkan bahwa penonton memilih untuk terus menyaksikan video setelah mulai diputar. Karena itu, views dan engaged views nantinya memiliki fungsi yang berbeda. 

Jumlah views lebih menggambarkan seberapa sering sebuah video mulai diputar. Sementara engaged views dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai seberapa banyak penonton yang benar-benar melanjutkan tontonan.

Baca Juga : Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka Hari Ini, Ada 4.770 Formasi

Selain itu, watch time juga tetap menjadi metrik penting bagi kreator untuk mengevaluasi performa konten mereka.

Diketahui, YouTube selama ini memang tidak pernah secara resmi menjelaskan secara rinci durasi minimum yang harus dilewati sebuah video agar dihitung sebagai view dalam sistem sebelumnya.

Karena itu, anggapan yang selama ini beredar bahwa sebuah video harus ditonton minimal 30 detik untuk menghasilkan satu view tidak seharusnya dianggap sebagai aturan resmi YouTube.

Perubahan sistem yang mulai berlaku 24 Agustus 2026 lebih menekankan pada penyamaan cara penghitungan penayangan di berbagai format konten.

Bagi kreator, kenaikan angka view publik nantinya tidak serta-merta menunjukkan bahwa penonton bertahan lebih lama. Untuk mengukur ketertarikan audiens secara lebih akurat, kreator tetap perlu melihat engaged views, watch time, serta metrik lain yang tersedia di YouTube Analytics.

YouTube juga memastikan perubahan sistem penghitungan tersebut tidak berdampak terhadap pendapatan maupun kelayakan monetisasi melalui YouTube Partner Program (YPP).


Topik

Peristiwa youtube view video aturan view youtube



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana