Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Ramai Ajakan Pindah Saldo Mandiri Buntut Rekening Aktivis Demo Diblokir

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

23 - Aug - 2026, 18:21

Placeholder
Potret rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, diblokir menjelang rencana aksi di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026. (Foto: IDN Times)

JATIMTIMES - Ajakan memindahkan saldo dari Bank Mandiri ramai beredar di media sosial. Seruan itu muncul setelah rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, diblokir menjelang rencana aksi di Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026.

Salah satu ajakan tersebut disampaikan akun Threads @roamrelis*****. Akun itu menyerukan agar nasabah memindahkan simpanannya ke bank lain sebagai bentuk protes.

Baca Juga : Bank Mandiri Blokir Rekening Aktivis Demo Atas Permintaan Aparat, Emang Boleh?

"Seenaknya aja @bankmandiri blokir rekening supaya sodara-sodara kita nggak bisa demo. Lawan! Pindahin semua uang dari Mandiri, sisain minimal aja. Petinggi Mandiri bisa pake otak gak?" tulis akun tersebut.

Seruan itu kemudian mendapat respons dari pengguna Threads lainnya.

"Jgn minimal kak, kalau minimal kali jutaan org juga sama bae ... abisinnnmn brengs** mereka," tulis @tjio_****.

Ada pula warganet yang mengajak publik melihat persoalan tersebut sebagai isu ketidakadilan.

"yang seharusnya dilawan itu ketidakadilan, bukan orang-orang yang menyuarakannya. kalau rekening diblokir supaya orang nggak bisa ikut bersuara, itu malah bikin publik makin bertanya-tanya. habiskan kak sisakan saldo endapan, lawannn," tulis @hrs*****.

Sorotan terhadap kasus rekening Supriyono juga disampaikan aktor Jefry Nichol melalui Threads.
Jefry mempertanyakan kemungkinan akses aparat terhadap rekening nasabah jika memang pemblokiran dilakukan berdasarkan permintaan aparat penegak hukum.

"Serem banget bank Mandiri bisa disuruh sama aparat blokir rekening aktivis dari Pati yang lagi mau demo tanggal 27 di Jakarta nanti. mereka bisa akses apa lagi yach…??? big brother is watching you?️?️ btw aktivisnya belum juga demo tapi udah dibungkam aja pake cara diabisin rekeningnya. hebat sekalii yaa uang pajak kita dipake buat nindes aktivis," tulis Jefry Nichol.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Supriyono mengatakan mengetahui rekeningnya bermasalah ketika hendak melakukan transfer kepada anaknya. Saat itu, ia mendapati saldo di rekeningnya tidak dapat digunakan.

"Tadi malam itu secara tiba-tiba akun TikTok saya keblokir, terus saya mau transfer anak saya, ternyata juga keblokir. Lho kok saldo terblokir Rp80 juta 900 sekian," ujar Supriyono.

Dia menyebut dana tersebut bukan hanya uang pribadi. Sebagian dana merupakan donasi masyarakat yang dikumpulkan untuk mendukung kebutuhan peserta aksi.

"Lebih parah lagi, rekening saya ya uang pribadi saya dan uang donasi dari teman-teman Rp80 juta sembilan ratus sekian sudah diblokir, ada buktinya ini," kata Supriyono.

Selain rekening bank, Supriyono mengaku akun TikTok miliknya juga mengalami pemblokiran.

Saat rekening tersebut tidak dapat digunakan, Supriyono mengaku belum mengetahui secara pasti alasan pemblokiran. Ia juga belum sempat melakukan klarifikasi kepada pihak Bank Mandiri karena pemblokiran diketahui pada akhir pekan.

Baca Juga : Unisba Blitar Tampilkan Tari Tambun dan Bungai di BEN Carnival 2026, Hidupkan Spirit Kepahlawanan Dayak

"Saya mau klarifikasi tapi kan ini hari Sabtu jadi kita tunda lah kita fokus ke tanggal 27," ujarnya.

Bank Mandiri kemudian memberikan penjelasan mengenai pemblokiran rekening tersebut. Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan tindakan itu dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum (APH).

"Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku," kata Adhika dalam keterangan tertulis, Minggu (23/8/2026).

Diketahui, pemblokiran rekening Supriyono terjadi menjelang aksi AMPB di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Koordinator AMPB tersebut sebelumnya mengajak masyarakat untuk ikut menyuarakan tuntutan dalam aksi tersebut.

"Saya imbau kepada masyarakat, rakyat seluruh Indonesia untuk hadir di aksi 27 Agustus di DPR RI," ujar Supriyono, dikutip KompasTV, Minggu (23/8/2026).

Massa AMPB telah berangkat dari Alun-alun Pati menuju Jakarta pada Kamis (20/8/2026). Mereka menggunakan dua mobil dengan membawa sejumlah logistik, termasuk beras dan mi instan untuk kebutuhan selama perjalanan.

Belasan orang dari rombongan tersebut dijadwalkan melakukan konsolidasi dengan aktivis lain yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bersatu untuk persiapan aksi 27 Agustus.

Supriyono mengatakan ada dua tuntutan utama yang dibawa dalam aksi tersebut, yakni mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset dan memberikan hukuman mati bagi koruptor.

"Kita menuntut pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset koruptor dan hukum mati koruptor," ucap Supriyono. 


Topik

Peristiwa Pemblokiran Rekening Bank Mandiri Rekening Bank Mandiri Koordinator AMPB Aliansi Masyarakat Pati Bersatu AMPB



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Pasuruan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni