JATIMTIMES - Presiden RI Prabowo Subianto mengenalkan deretan alumni SMA Taruna Nusantara yang saat ini telah menduduki jabatan strategis di Indonesia kepada ratusan siswa SMA Taruna Nusantara kampus Malang yang berada di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.
Orang nomor satu di Republik Indonesia itu membeberkan sejumlah pejabat negara yang dulunya merupakan alumni SMA Taruna Nusantara. Mulai dari Menteri Luar Negeri RI Sugiono yang juga bertindak sebagai Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) yang merupakan alumni Taruna Nusantara atau TN angkatan kelima; Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) alumni TN angkatan kelima.
Baca Juga : KPK Sambangi Kanwil Kemenag Jatim, Dorong Penguatan Integritas ASN
Selanjutnya Menteri Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi alumni TN angkatan keenam; Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono alumni TN angkatan ke-11; Menteri Sekretaris Kabinet RI Letkol Inf Teddy Indra Wijaya alumni TN angkatan ke-15; Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri alumni TN angkatan keenam; serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani alumni TN angkatan pertama.
Prabowo mengungkapkan, deretan alumni TN yang saat ini menduduki jabatan strategis itu merupakan bukti bahwa SMA Taruna Nusantara merupakan wadah yang tepat dalam membina para kader bangsa agar menjadi insan yang ungguk dalam hal ilmu pengetahuan, sains dan teknologi, serta memiliki karakter kepemimpinan dan kebangsaan yang kuat.
"Sejak tahun 1990, lulusan SMA Taruna Nusantara telah menonjol di tingkat nasional. Bahkan banyak yang saat ini masuk dalam kabinet yang saya pimpin," ungkap Prabowo dalam sambutannya, Selasa (13/1/2026).
Pihaknya menjelaskan, bahwa keberadaan SMA Taruna Nusantara di Indonesia sangat dibutuhkan untuk menjadi wadah bagi anak-anak Indonesia yang memiliki kapasitas akademis unggul. Di mana menurut Prabowo, mereka semua telah diberi kesempatan terbaik agar dapat meraih ilmu pengetahuan dengan cepat dan pada akhirnya menjadi kader bangsa yang berguna.

Menurut Prabowo, suatu bangsa dapat maju dengan pesat jika generasi mudanya memiliki kemampuan dan penguasaan di bidang ilmu pengetahuan, sains dan teknologi. Ia menyebut, jika generasi telah menguasai keilmuan tersebut, niscaya akan bisa mencapai peradaban tinggi dan dapat mensejahterakan masyarakat Indonesia.
Pejabat negara yang dulunya pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI ini mengatakan, pembangunan bangsa terletak pada kemampuan meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. "Dengan itulah kita bisa meningkatkan kualitas hidup rakyat, hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan," tutur Prabowo.
Lebih lanjut, sekolah dengan konsep boarding school atau berasrama seperti SMA Taruna Nusantara ini memang dibutuhkan oleh setiap negara di dunia. Prabowo pun mencontohkan beberapa negara yang telah memiliki sekolah unggulan dengan konsep seperti SMA Taruna Nusantara. Mulai dari Malaysia yang telah memiliki lebih dari 20 sekolah, hingga Inggris yang telah memiliki ratusan sekolah seperti SMA Taruna Nusantara.
Baca Juga : Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Makam Ki Ronggo
"Kita bertekad meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, kita menambah kampus-kampus semacam SMA Taruna Nusantara," ujar Prabowo.
Sementara itu, usai meresmikan SMA Taruna Nusantara kampus Malang dan mengenalkan deretan alumni SMA Taruna Nusantara yang menduduki jabatan strategis di Indonesia, Prabowo berkesempatan berkeliling di area SMA Taruna Nusantara kampus Malang.
Ada pemandangan unik terjadi. Di mana Prabowo yang menaiki buggy car atau mobil golf didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Luar Negeri RI Sugiono di kursi belakang. Di mana kedua pejabat tersebut merupakan alumni TN angkatan kelima. Sedangkan untuk yang mengemudikan buggy car yakni Menteri Sekretaris Kabinet RI Letkol Inf Teddy Indra Wijaya yang merupakan alumni TN angkatan ke-15.
